101 KK Warga Desa Lentu di Jeneponto Terima BLTD

oleh -
Kepala Desa Lentu, Sirajuddin Saat Memberikan Bantuan BLTD 2021 di Kantor Desa Lentu, Senin 23/08/2021

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO – Sebanyak 101 Kepala Keluarga (KK) di Desa Lentu Kecamatan Bontoramba, Jeneponto Sulsel mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTD) 2021.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Desa setempat, Senin, 23/082021.

Kepala Desa Lentu, Sirajuddin mengatakan, bantuan ini bertujuan untuk membantu warga yang kurang mampu. Apa lagi Pemerintah pusat sudah menginstuksikan pembagian ini harus dipercepat dimasa Pandemi Covid-19.

” Ia, Kami memberikan bantuanĀ  langsung tunai tiga bulan sekaligus. Karena Pemerintah Pusat ingin mempercepat penyaluran bantuan ini bagi masyarakat. Apalagi di masa pemberlakuan penerapan PPKM sehingga memang harus lebih cepat dalam menyalurkan,”ujarnya kepada awak media.

Sirajuddin mengatakan dari 101 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan BLTD tersebut, sebelumnya belum pernah menerima bantuan. Setiap Kepala KK diberikan 900 Ribu Rupiah.

” Sekitar 101 Kepala Keluarga kita serahkan BLTD dengan jumlah 900 ribu rupiah tersebat di 6 Dusun,”ungkapnya.

Warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan covod-19 tidak akan diberikan bantuan.

” Kami memberikan anjuran kepada para calon penerima manfaat agar tetap mematuhi prokes. Jika melanggar maka kami tak segan untuk menunda pemberian bantuan ini, contohnya tadi, terdapat salah satu warga yang tak memakai masker sehingga kita menyuruhnya untuk pulang,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menambahkan jika anjuran ini berlaku untuk bantuan sosial lainnya.

“Jadi saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti vaksinasi yang ada di puskesmas Bonto Ramba. Dan kami juga akan berlakukan aturan ini kepada para warga yang belum ikut vaksinasi, dimana semua bansos akan kami tahan atau pun menunda penyalurannya apabila masih ada warga yang belum melakukan vaksinasi,” tambahnya.

Ia pun berharap kepada warga agar tidak mudah termakan informasi hoax tentang vaksinasi yang beredar luas disosmed maupun informasi lainnya.

“Dari awal saya sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa jangan pernah termakan dengan berita hoax. Karena ini anjuran pemerintah itu lahir dari seorang ahli yang memang mengasosiasikan betapa pentingnya ini vaksinasi kepada warga dalam menangkal virus ini,” harapnya.

banner 325x300

No More Posts Available.

No more pages to load.