22 Anggota DPR Jeneponto Tanda Tangani Petisi Tolak Omnibus Law

oleh -
wakil ketua II DPRD H.M Imam Taufiq Bohari, sepakat menanda tangani petisi penolakan omnibus law undang-undang cipta kerja, Kamis 22/10/2020

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO,- Sejumlah mahasiswa di Jeneponto Sulawesi Selatan kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak omnibus law di kantor DPRD Jeneponto, Kamis 22/10/2020.

22 anggota DPRD Jeneponto termasuk ketua DPR Jeneponto Hj. Salmawati dan wakil ketua II DPRD H.M Imam Taufiq Bohari, sepakat menanda tangani petisi penolakan omnibus law undang-undang cipta kerja.

Wakil ketua II DPRD Jeneponto H.M. Imam Taufiq Bohari, mengatakan, atas nama lembaga sepakat membuat pernyataan penolakan omnibus law.

” kami sepakat atas nama lembaga membubuhkan tanda tangan dan stempel penolakan omnibus law”. Ungkap Imam Taufiq Bohari.

Sementara itu, koordinator lapangan aksi unjuk rasa mahasiswa, Edi Subarga menganggap, penandatanganan petisi yang dilakukan ketua DPR dan wakil ketua DPR serta beberapa anggota DPR yang berjumlah 22 orang dari 40 orang tersebut sudah sesuai dengan tuntutan mereka.

” kita telah mendapatkan apa yang menjadi tuntutan kami, yang dimana 22 tanda tangan petisi dari jumlah 40 orang anggota DPR kita dapatkan hari ini”. Jelas Edi Subarga.

Aksi unjuk rasa berjalan tertib aman dan damai dibawa pengawalan TNI-Polri dan Satpol PP

  •  
  •  
  •  
  •  
  •