9 Sekolah Proyek DAK 2021 di Jeneponto Belum Selesai, ini Alasannya

oleh -
Rachmat Sasmito Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) DAK di bidang pendidikan Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2021

LISTINGBERITA, JENEPONTO,- Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) DAK di bidang pendidikan Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2021, memberikan alasan terkait 9 sekolah yang belum selesai 100% pengerjaannya hingga masa kontrak berakhir.

Rachmat Sasmito mengatakan, ada berbagai alasan terkait belum selesainya pekerjaan sekolah tersebut. Namun rata-rata alasannya karena faktor cuaca ( hujan )

” rata-rata alasannya hujan, kan ada itu berita BMKG yang tanggal 5 sampai 12 Desember itu hujan ekstrem di Jeneponto”. Ujar Rachmat.

Dalam pemberian kesempatan itu kata Rachmat Sasmito tidak dibutuhkan alasan.

” hanya saja keyakinan PPK bahwa dia mampu menyelesaikan pekerjaan.” Jelas Rachmat Sasmito.

Lanjut kata Rahmat Sasmito untuk SD ada 7 sekolah, SMP ada 2 sekolah. Kesembilan sekolah tersebut sebagaimana dengan perpres nomor 12 tahun 2021 atas perubahan perpres nomor 16 tahun 2018 bahwa di pasal 54, 55, 56 dan 57 dinyatakan bahwa bagi penyedia yang menurut penilaian masih mampu menyelesaikan pekerjaan walaupun lewat tahun anggaran masih diberikan kesempatan mengerjakan pekerjaannya dengan maksimal 50 hari.

Rachmat Sasmito memgatakan sekolah tersebut telah mengajukan adendum dan adendum tersebut telah disetujui.

” ada yang mengajukan tanggal 10, ada yang tanggal 13, dan ada yang tanggal 14 desember dan adendum itu telah disetujui”. Ujarnya.

Rachmat Sasmito mengaku telah melakukan konsultasi secara lisan kepada pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto, terkait perbaikan dokumen.

” sebagai PPK telah kami konsultasikan secara lisan kepada pihak kejaksaan untuk dilakukan perbaikan dokumen dan sebagainya dan menurut kepres pemberian kesempatan itu tidak menyalahi aturan tetapi dengan catatan diberikan denda, jadi tidak ada istilah bahwa penyedia ini kongkalikong dengan PPK”. Jelas Rahmat Sasmito.

Sesuai dengan aturan pemberian kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan, selama pekerjaan tersebut mampu diselesaikan oleh penyedia.

” kondisi hari ini pertanggal 6 Januari progres pekerjaan sudah masuk pada tahap penyelesaian, artinya penyedia sudah mulai bekerja sesuai dengan progres penambahan waktu yang diberikan, ada yang meminta 30 hari dan ada juga yang meminta 50 hari dan itu tidak menyalahi Pepres”. Tutupnya.

Berikut nama-nama sekolah yang belum menyelesaikan pekerjaannya 100% hingga masa kontrak habis.

1. SD Inpres 129 Togo-Togo
2. SD 211 Kampung beru
3. SD 256 Bonto Tinggi
4. SD 29 Ciniayo
5. SD 19 Boyong
6.SD 59 Kampung Beru
7. SD 259 Batu Napara
8. SMP 1 Bangkala
9. SMP 3 Bangkala.

banner 325x300

No More Posts Available.

No more pages to load.