Bantaeng — Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperkuat sinergi dengan PT PLN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagalistrikan.
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menerima audiensi PLN UPT Makassar di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Jumat (31/7).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis ketenagalistrikan yang dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Dalam audiensi itu, PLN UPT Makassar menyampaikan rencana pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026 di Kabupaten Bantaeng.
PLN juga memastikan kesiapan pasokan daya listrik sebesar 20 MVA untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, investasi, dan pembangunan di Bantaeng.
Selain membahas pasokan listrik, PLN mengajak Pemkab Bantaeng berkolaborasi meningkatkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.
Salah satunya melalui pembuatan video edukasi bersama Bupati Bantaeng. Video tersebut akan memuat imbauan terkait bahaya bermain layang-layang di sekitar jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).
Masyarakat juga akan diedukasi mengenai pentingnya menjaga jarak aman pohon serta ruang bebas jaringan listrik atau Right of Way (ROW).
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah gangguan jaringan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang berkaitan dengan kelistrikan.
Kolaborasi Pemkab Bantaeng dan PLN ini diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendukung terciptanya iklim investasi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.








