Ada Apa Penyidik Polres Takalar, Pengurus CSR, Belum di Periksa

oleh -154 views

LISTINGBERITA.COM, TAKALAR, –Corporate Sosial Responsibilities (CSR) Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Cabang Kabupaten Takalar dinilai tidak tepat target. Pasalnya bantuan tersebut menuai sorotan dari sejumlah penggiat lembaga Sosial dikabupaten Takalar  diantaranya LSM Lambusi sulslel  Soroti Prosedural pembagian CSR Tersebut kepada masyarakat ada kejanggalan.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Bangun Desa Sulawesi (Lambusi) Nixon Sadli Karma mengatakan, terkait dengan CSR Bank Sulselbar tahun anggaran 2017 yang dibelanjakan pada tahun 2018 itu sudah dilaporkan ke pihak penegak hukum dalam hal ini Polres Takalar pada tahun 2018 yang lalu.

Baca Juga ! :  Tutup Festival Dangdut di Malili, Husler dan Irwan Kompak Sumbang Lagu

“Tentunya kami kembali pertanyakan ke pihak Polres Takalar sampai detik ini tidak pernah menyampaikan perkembangan kasus ini kepada kami sebagai pelapor,” ungkap Nixon Sadli, Kamis,(23/5/19)

Kata Nixon   publik perlu catat  bahwa Lambusi tak pernah 86 atau damai kepada terlapor dan atas kasus ini dengan siapapun juga.

Nah kenapa saya attensibkasus ini ada yang tidak beres atau ada salah prosedur sehingga masyarakat sangat dirugikan

“Kami memiliki bukti diantaranya
tanda serah terima sapi dari lembaga yang mengadakan ke pihak kelompok peternak.”ungkapanya.

Baca Juga ! :  Ikuti Kegiatan MGMP, Guru SMAN 19 Lutra : Empat Kata Seribu Ilmu Untuk Kegiatan Seperti Ini

Sehingga polisi harus segera memeriksa baik kepada penerima maupun yang menyerahkan bantuan tersebut,” karena sesuai dengan petunjuk tekhnis dari CSR bank Sulselbar, setiap satu kelompok ternak hanya mendapat bantuan induk sapi lima ekor,” ujarnya .

Ditegaskan  Nixon, 9 berita acara serah terima (BAST) sapi tersebut terjadi kejanggalan karena Bibit Sapi yang telah diserahkan oleh Yayasan FIK-KSM masing-masing kepada Kelompok Tani Ternak Assamaturu Desa Aeng Toa Kecamtan Galesong Utara sebanyak lima ekor dan Kelompok Tani Ternak Nusa Indah Desa Patani Kecamatan Mappakasunggu sebanyak tiga puluh lima ekor, semuanya dalam kondisi sehat dan sesuai spesifikasi.

Baca Juga ! :  Kerap Beraksi Diwilayah Walmas, Polsek Walenrang Dor Pelaku Curanmor

Akan tapi berdasarkan Berita Acara Serah Terima (BAST) Bibit Sapi yang jadi hak kelompok Tani   hanya lima ekor berdasarkan Lampiran BAST tersebut.

“Ini artinya  pihak penegak hukum wajib langsung melakukan pemanggilan kepada di FIK-KSM tersebut yaitu penanggung Jawab dan pengurus CSR dan harus segera mungkin,” tegas Nixon Sadli.

Penegak hukum mestinya segera manggil semi terkait dalam pembagian CSR untuk dimintai keterangannya alat bukti sudah cukup dilakuiam penyelidikan dan itu harus dilakukan pihak polres Takalar.

(Mul)