Arifin Dacing: Timsel Tutup Mata Terkait Pelanggaran Administrasi Kelima Komisoner KPU Jeneponto

oleh -1107 Dilihat
Arifin Dacing Ketua Persatuan Jurnalis Independen ( PANJI ) Jeneponto

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO – Pengumuman hasil seleksi penelitian administrasi calon komisioner KPU Jeneponto dengan nomor pengumuman, No 171/pp.06-pu/73/ timsel/kab/XI/2018 yang diumumkan timsel KPU Jeneponto Jumat, 16 November kemarin menuai soroton.

Ketua timsel KPU Jeneponto Tasrifin Tahara di salah satu media online mengatakan, dari 40 nama yang lolos, 5 orang merupakan petahana komisioner KPU Jeneponto yang dianggap mempunyai point tertinggi terkait SK kepengurusan sebagai lembaga kepemiluan.

“Para komisioner 5 orang masih lolos karena mereka punya SK kepengurusan sebagai lembaga kepemiluan. Ini point mereka sangat tinggi sekali beda dengan yang lain, kelima Komisoner KPU Jeneponto masih yang terbaik dan memiliki point yang tinggi” ungkap Ketua timsel KPU Jeneponto Tasrifin Tahara dilansir di salah satu media online.

Ketua Persatuan Jurnalis Independen ( PANJI ) Jeneponto Arifin Dacing mengatakan, penilaian Ketua Timsel KPU Jeneponto terhadap kelima komisioner KPU Jeneponto tersebut salah alamat, karena berdasarkan fakta, dimana kelima komisoner KPU Jeneponto tersebut telah melakukan pelanggaran administrasi yang dijatuhkan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan atas rekomendasi temuan Bawaslu Jeneponto.

” Tidak melihat fakta, selain itu saya minta timsel jangan menutup mata terhadap fakta yg terjadi di tubuh KPU saat ini atas pelanggaran administrasi yang di jatuhkan oleh bawaslu provinsi Sulsel terhadap komisioner KPU jeneponto yang ada sekarang”.

Selain itu, Timsel KPU Jeneponto diduga melabrak aturan sendiri dengan meloloskan dua orang berstatus wartawan/jurnalis yang diduga tidak berdomisili di Jeneponto dan menggurkan 22 orang pendaftar lainnya karena tak melampirkan berkas yang dicantumkan dalam riwayat hidup atau Curiculum Vitae pelamar. padahal dalam pesyaratan dokumem pendaftaran tersebut tak satu point pun yang mengharuskan pendaftar untuk melampirkan bukti-bukti administrasi dari CV atau Curikulum Vitae pendaftar.

( *** )

No More Posts Available.

No more pages to load.