Bawaslu Disorot Tidak Tegas Tindak ASN yang Terlibat Politik Praktis

oleh

LISTINGBERITA.COM,BULUKUMBA—Adanya dugaan ASN di Bulukumba yang terlibat politik praktis menjadi sorotan tersendiri bagi pihak Bawaslu yang dianggap lemah dalam penegakan oknum ASN tersebut.

Bahkan menurut Kanit Tipider Polres Bulukumba Bripka Muh.Fathir mengungkapkan ada banyak status oknum ASN di media sosial yang kerap kali memposting hal hal yang menunjukakan keberpihakannya terhadap capres tertentu.

“Bawaslu lemah disini,karena kenapa banyak kalau kita melihat di media sosial itu ASN yang tidak netral,”ujar Bripka Muh.Fathir.

Baca Juga ! :  KPU Jeneponto Menetapkan 272. 212 DPS Pemilu 2019

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua Lembaga Investigasi Bulukumba Bagas yang mengatakan selama ini Bawaslu tidak pernah tegas dalam menindak kasus pelanggaran terkait pilkada di Bulukumba.

“Saya sudah bosan melaporkan ketika ada dugaan oknum ASN yang terlibat politik praktis pada tahun 2018 tapi nyatanya tidak ada efek jera,”kesal Bagas.

Bahkan menurut Bagas hal itu terus berulang di Pilkada saat ini.

Baca Juga ! :  Tumbangkan Malili di Final, Perbasi Palopo Juara di Sorowako Basketball

Sementara itu pihak Bawaslu mengatakan bahwa ASN wajib jaga Netralitas nya, itu jelas dalam UU No 7 thn 2017 dan pp 53 thn 2010 dan lainnya.

“Siapapun yang melanggar kita proses sesuai ketentuan peraturan perundang undangan,”tegasnya Bakri Abu Bakar Komisioner Bawaslu Bulukumba saat dikonfiramsi lewat WA 6 Desember 2018

Wakil Bupati Tomy Satria sendiri menghimbau agar ASN tidak ikut larut dalam dinamika politik praktis. Terutama menyambut pileg dan pilpres.

Baca Juga ! :  Hadirkan Ustadz Khalid Basalamah, Tabligh Akbar Pemkot Palopo Dihadiri Ribuan Warga

Bahkan menurutnya Bupati Bulukumba dalam beberapa kesempatan sudah menyampaikan arahan agar ASN fokus pada tupoksinya dan bekerja secara profesional.

“Jika ada temuan ASN yg mengarahkan secara terbuka, membuat ujaran kebencian maka bupati bulukumba sudah menyampaikn untuk dilaporkan ke Bawaslu untuk diproses,”tegasnya.