Belum Disalurkan Ke Kelompok Tani, 9 Unit Bantuan Alsintan di Dispertanak Palopo Mulai Karatan

oleh -
Alat mesin pertanian (Alsintan) di Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kota Palopo, belum juga dibagikan kepada pihak petani. Pada hal 9 unit Alsintan tersebut terlihat sudah mulai karatan.

LISTINGBERITA.COM|PALOPO –  Alat mesin pertanian (Alsintan) di Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kota Palopo, belum juga dibagikan kepada pihak petani. Pada hal 9 unit Alsintan tersebut terlihat sudah mulai karatan.

Menurut keterangan sejumlah penyuluh yang ditemui di halaman Dispertanak, pada kamis (09/08/2018) pagi tadi, mengatakan, tinggalnya alat tanam jagung dan kedelai ini karena tidak adanya minat masyarakat untuk bermohon dan memilikinya.

“Tidak ada petani yang bermohon, ini alat mesin tanam bibit jagung, juga untuk menanam bibit kedelai. Untuk menggunakan alat ini harus menggunakan mesin yang berkekuatan besar, yang biasa digunakan pengusaha,” ujar salah seorang penyuluh.

Untuk digunakan oleh petani yang memanfaatkan tenaga konvensional atau tenaga manusia, mesin ini tidak akan bergerak meski ditarik oleh lima orang ataupun menggunakan tenaga kerbau.

9 unit Alsintan ini sudah terlihat berkarat sehingga dikhawatirka jika tidak segera dimanfaatkan akan menjadi besi tua.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kota Palopo, Harizman, yang dikonfirmasi mewarning seluruh penerima alat mesin pertanian (Alsintan) untuk segerah mengambilnya. Jika tidak pihaknya akan mengalihkan kepada kelompok tani lainnya.

Harizman menjelaskan, masih adanya 9 unit alsintan penanam bibit jagung di kantornya karena kelompok tani penerima manfaat belum mengambilnya.

“Sudah ada sembilan kelompok tani penerimanya, namun hingga saat ini mereka belum datang mengambilnya. Olehnya itu saya sudah sampaikan, tiga hari saya beri waktu, jika belum mengambil bantuan tersebut saya berikan kesempatan ke kelompok lain untuk masuka  proposalnya,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Selain menyalurakan 9 unit alat penanam bibit jagung, rencananya siang ini, Dispertanak juga akan menyerahkan 18 unit handtraktor serta 7 unit mesin pompa.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras kita selama ini utamanya Pak Wali yang sudah berusaha mendatangkan bantuan ini untuk petani kita di Palopo,” ujarnya.

Dirinya berharap bantuan ini dapat membantu petani dalam meningkatkan produksi gabah dan jagung di Palopo.(**)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: Zulpadli

Zulpadli
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.