Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD, Husler Minta Pemerintah Desa Layani Masyarakat Dengan Baik

oleh -1451 Dilihat
Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitasi bagi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Luwu Timur, di Aula Hotel Sikumbang, Selasa (12/12/2018).

LISTINGBERITA.COM|LUTIM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitasi bagi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Luwu Timur, di Aula Hotel Sikumbang, Selasa (12/12/2018).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler itu, bertujuan untuk mendukung terwujudnya Pemerintahan Desa yang profesional, efisien, efektif, terbuka dan bertanggungjawab. Khususnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Anggota BPD.

Hal tersebut, juga diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari dari 12-15 Desember 2018 ini, diikuti sebanyak 200 anggota BPD se-Kabupaten Luwu Timur dibagi menjadi 4 angkatan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Andi Besse Panangngareng mengatakan bahwa tujuan dari bimtek ini agar BPD sebagai mitra Pemerintah Desa dapat meningkatkan dan mengoptimalkan pemahaman terhadap kinerja dan fungsi, sehingga terjalin sinkronisasi dan harmonisasi antara BPD dan Pemerintah Desa. Adapun materi Bimtek meliputi, diskusi, tanya jawab serta simulasi.

“Kegiatan ini ditujukan kepada para anggota BPD se-Kabupaten Luwu Timur, sekitar 200 orang yang terbagi empat angkatan dan sekarang merupakan angkatan I dan II,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, berharap para peserta dapat memanfaatkan maksimal kegiatan yang dipandang sangat penting dalam memupuk kebersamaan antara Kades dan BPD guna menyamakan persepsi terhadap pembangunan desa.

Husler juga menilai bimtek sangat bermanfaat meningkatkan kapasitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa dalam rangka pelayanan masyarakat yang lebih baik.

“Saya beharap agar anggota BPD yang mengikuti bimtek ini dapat memanfaatkan kesempatan ini, agar nantinya para peserta bisa lebih memahami tugas dan fungsinya dan pada akhirnya dapat diaplikasikan dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa diwilayahnya masing-masing,” harap Thoriq Husler.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengingatkan agar BPD dapat berpikir kreatif untuk meghasilkan inovatif.

Karena menurutnya, hal ini juga merupakan salah satu penunjang keberhasilan berkembangnya suatu daerah. Jadi leader harus punya skala prioritas. Harus berani mengambil keputusan prioritas dan mampu menciptakan inovasi.

“Khusus untuk penanganan warga miskin, jangan sampai penanganannya telat. Masyarakat termasuk anggota BPD, lebih peka melihat tetangga di lingkungan sekitar yang butuh pertolongan. Segeralah melapor agar cepat bisa ditangani,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Halsen, Kasat Pol PP dan Damkar, Indra Fauzy, dan Camat. (hms|kominfo)

Tentang Penulis: Zulpadli

Gambar Gravatar
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.

No More Posts Available.

No more pages to load.