Buka Kamp Natal, Husler : Kegiatan Ini Sebagai Wadah Memperkuat Kesatuan dan Persatuan

oleh -1293 Dilihat
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler membuka kegiatan Kamp Natal yang digelar oleh Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Kalaena, Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, Rabu (26/12/2018).

LISTINGBERITA.COM|LUTIM – Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler membuka kegiatan Kamp Natal yang digelar oleh Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Kalaena, Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, Rabu (26/12/2018).

Kegiatan Kamp Natal kali ini mengangkat tema “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita”, dengan Sub tema yaitu, “Kiranya Dengan Perayaan Kelahiran Yesus Kristus, Menjadikan PPGT Klasis Kalaena Semakin Berhikmat Menjalani Masa Muda”.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan, bahwa kehadiran dan keikutsertaan para PPGT Klasis Kalaena pada Kamp Natal ini, tentu saja sungguh menggembirakan kita semua.

“Ini menunjukkan bahwa Pemuda-Pemudi di tempat ini memiliki semangat yang tinggi untuk bersaksi, bersekutu dan melayani masyarakat, khususnya di Luwu Timur. Ini juga menandakan bahwa organisasi ini telah mampu memainkan peranan yang penting dan strategis dalam pembinaan generasi mudanya,” kata Husler.

Husler melanjutkan, kegiatan ini diharapkan tak hanya sekedar kegiatan seremoni kerohanian, tetapi lebih dari itu, dapat dijadikan sebagai momentum dalam mengimplementasikan nilai-nilai moral dalam membangun Bangsa dan Negara, terutama Kabupaten Luwu Timur yang kita cintai bersama ini.

“Pemuda-Pemudi PPGT Klasis Kalaena diharapkan akan mampu memainkan peran dalam melakukan dialog dan kerjasama dengan organisasi kepemudaan lainnya, sehingga nantinya bukan saja dapat mempersatukan organisasi gereja yang ada di Luwu Timur, tetapi sekaligus pula wadah yang akan memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa kita,” harapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur ini, juga berpesan kepada seluruh Pemuda-Pemudi yang mengikuti kegiatan tersebut agar selama penyelenggaraan kegiatan, senantiasa tetap memelihara suasana yang aman, damai dan penuh persaudaraan, sehingga toleransi umat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik, dapat menjadi modal utama kita dalam membangun dan memajukan kehidupan Bangsa, Negara dan daerah kita.

Sementara itu, Marius Lapu, selaku Ketua panitia pelaksana Kamp Natal, mengatakan bahwa kegiatan Kamp Natal ini diikuti ratusan peserta dari berbagai Jemaat yang akan berlangsung selama empat hari. Yakni di mulai pada tanggal 26-30 Desember 2018, dan akan diisi berbagai lomba antar pemuda, mulai dari seni, olahraga dan kerohanian. (RLs|Hms-Kominfo)

No More Posts Available.

No more pages to load.