Calon Kades Pallantikang Hj Saleha Programkan Pemadam Kebakaran

oleh -777 views
Calon Kepala Desa Pallantikang, Kec. Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Nomor Urut 1 Hj Saleha

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO–Berbekal kepercayaan dari masyarakat yang cukup tinggi, Hj, Saleha Sakking yang maju sebagai Calon Kepala Desa Pallantikang, Kec Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Memiliki suatu gagasan yang tidak dimiliki calon lainnya untuk memajukan desa, dan mensejahterakan masyarakat desa Pallantikang.

Calon Kades Pallantikang nomor urut Satu (1) itu telah mempersiapkan program kerjanya selama 6 tahun, jika masyarakat memberikan mandat untuk memimpin desa Pallantikang.
Ada 6 Program Unggulan yang bakal dijalankan jika dirinya terpilih sebagai kepala Desa Pallantikang, kata Hj Saleha Sakking.

Keenam Program Unggulannya itu, yakni Mengadakan Pemadam Kebakaran untuk Desa Pallantikang. Kenapa saya programkan mobil pemadam kebakaran,kata Saleha. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran agar tidak meluas bila sewaktu waktu terjadi musibah kebakaran desa tersebut.

Baca Juga ! :  Jadi TO Kasus Pencurian, Jatanras Polres Palopo Berhasil Bekuk Pelaku di Kolut

Sosok Kartini yang memiliki memiliki ide cemerlan mengatakan, pasti banyak orang bertanya dari mana mendapatkan mobil kebakaran, kita menyisipkan anggaran ADD untuk pembelian mobil kebakaran, demi kepentingan masyarakat desa.

“Kita sisipkan dana Dana Desa untuk mermbeli mobil kebakaran demi kepentingan desa, Bukan menyisipkan dana Desa membeli mobil mewah, untuk kepentingan pribadi, tapi membeli mobil kebakaran untuk masyarakat desa,” ujar Hj Saleha.

Selain pengadaan mobil pemadam kebakaran, kata dia, program berikutnya, mengadakan mobil ambulance dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa Pallantikang. “Mobil Ambulance untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga ! :  RDP di DPRD, Objek Lahan yang Dibebaskan Pemkot Palopo Masih Simpang Siur

Cakades Pallantikang nomor urut 1 ini, berjanji akan menggratiskan biaya administrasi semua urusan persuratan kepada masayarakat. “Masyarakat yang membutuhkan izin-izin dan persuratan lainnya, tidak dipunggut biaya satu sen pun. Kita gratiskan biaya untuk memperlancar proses administrasi agar masyarakat luar bisa berinvestasi di desa dalam memajukan pedesaan,” kata Saleha.

Tak kalah penting lagi, kata dia, program memberikan bantuan alat mesin Pertania (Alsinta) kepada kelompok tani disetiap dusun dusun di Desa Pallantikang. Program bantuan Alsinta agar masyarakat Pallantikang bisa kembali berjaya dalam hal Ketanaman Pangan. Sehingga Desa Pallantikang menjadi lumbung hasil pertanian.

Jika dirinya terpilih sebagai kepala desa Pallantikang pada November mendatang, kata dia, berjanji tidak akan mengambil gajinya selama 6 tahun. Gajinya akan diberikan kepada Masyarakat miskin yang membutuhkan dan menyumbangkan gajinya untuk pembangunan masjid yang berada di desa Pallantikang.

Baca Juga ! :  Resmikan Pantai Balo-Balo, Bupati Husler Akan Jadikan Luwu Timur Tujuan Wisata

Selain itu, Jika nanti dirinya dipercaya memimpin Desa Pallantikang, kata dia, dalam pemerintahan tidak akan melibatkan saudara masuk dalam struktur organisasi desa. Supaya birokrasi pemerintahaan desa bisa berjalan dengan baik, dan tidak ada lagi KKN. “Tidak akan melibatkan saudara masuk dalam struktur pemerintahan desa untuk menjamin pemerintahaan yang bersih dari unsur KKN,” ucap Hj Saleha. (lomba)