Cegah Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Pemkab Jeneponto Libatkan APH

oleh -68 Dilihat
Pj. Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri (ist).

LISTINGBERITA, JENEPONTO, – Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan dikabarkan bakal menambah jumlah kuota Pupuk subsidi tahun ini.

Rencananya, penambahan jumlah kuota pupuk bersubsidi tersebut akan ditambah menjadi 2 kali lipat dibandingkan tahun 2023 lalu.

Dimana sebelum Junaedi Bakri menjabat sebagai Pj. Bupati Jeneponto, Junaedi menyebutkan jika permasalahan utama di Kabupaten Jeneponto adalah kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Jadi sebelum saya ke Jeneponto, akhirnya saya lihat jumlah kuota pupuk kita hanya 14 ribu ton urea, nah alhamdulillah kita coba menyuarakan terus dan direspon oleh pemerintah pusat kita mendapatkan jumlah kuota 13 ribu ton, berarti menjadi 23 ribu ton urea,” ucap Edi Bakri, Senin, 10/06/2024.

Setelah mendapatkan penambahan jumlah kuota pupuk dari Pemerintah Pusat, Junaedi kemudian mengumpulkan seluruh jajaran agar kelangkaan pupuk tak lagi dikeluhkan para petani.

Hal itu dilakukan sebab, Junaedi beralasan bahwa masih banyak petani yang mengeluh di luar sana lantaran system penyaluran pupuk masih menjadi masalah meski pun jumlah kuota pupuk bersubsidi sudah bertambah.

Terlebih lagi kata dia, pihaknya meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengawasan pada saat penyaluran pupuk dilakukan.

“Ternyata dibalik penambahan kuota ini saya jalan ke beberapa titik di masyarakat masih mengeluh juga bahwa tidak ada pupuk pak, padahal disisi lain kita sudah ada tambahan kuota”. jelas Junaedi.

Lebih lanjut, Junaedi Bakri menekankan semua jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto bersama sama mencarikan solusi agar masalah ini bisa diminimalisir dengan melibatkan sejumlah pihak untuk memantau peredaran pupuk bersubsidi.

” System pengawasan nanti akan melibatkan tim teknis dari Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, kemudian dari APH juga dan inspektorat”. Cetusnya.

Hanya saja kata dia, perumusan ini belum dapat diputuskan oleh Kepala Dinas Pertanian lantaran masih menunggu petunjuk teknisnya.

“Semoga 1-2 hari ini sudah ada laporannya dan berharap tim ini bekerja lebih maksimal,” Harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.