Dihari Ginjal Sedunia, Dokter Penyakit Dalam RSUD Bulukumba Lakukan Penyuluhan Ke Pasien

oleh -359 views

LISTINGBERITA.COM,BULUKUMBA–Dihari ginjal sedunia atau lebih dikenal dengan sebutan “world kidney day”. Dimana setiap tahunnya diperingati hampir diseluruh penjuru dunia yang jatuh pada bulan tanggal 14 Maret 2019.

Dibeberapa rumah sakit, baik itu rumah sakit pemerintah maupun swasta menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari agenda rutin tahunan untuk mensosialisasikan kesehatan ginjal

Tak terkecuali yang dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Sulawesi Selatan. Yang memamfaatkan waktu tersebut untuk melakukan sosialisasi yang diramu kedalam bentuk penyuluhan tentang penyakit ginjal kepada pasien dan pengunjung rumah sakit

Baca Juga ! :  Basmin : Penyelenggara Harus Mematuhi Tata Cara Pemungutan Suara

“Bukan hanya momentnya yang tepat, namun kita juga ingin memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan ginjal”. Ungkap dr. Yonarti Thamrin, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam Rsud H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba, Kamis 14 Maret 2019

Dijelaskannya, bahwa penyakit ginjal adalah gangguan fungsi pada organ ginjal, ginjal merupakan dua organ yang terletak pada rongga perut di kedua sisi tulang belakang, tengah punggung tepat di atas pinggang.

Ginjal memiliki beberapa peran, yakni antara lain :
Membersihkan darah dari racun, menjaga keseimbangan garam dan mineral dalam darah, serta membantu mengatur tekanan darah

Baca Juga ! :  Irwasda Polda Sulsel Pimpin Rombongan Studi Lapangan Wilayah Bebas Korupsi

“Nah, ketika ginjal rusak, maka limbah dan cairan dapat menumpuk dalam tubuh, sehingga menimbulkan beberapa masalah seperti pembengkakan pada pergelangan kaki, kelemahan hingga kurang tidur”. Bebernya

Dilanjutkannya bahwa secara global penyebab gagal ginjal lebih dominan disebabkan oleh penyakit hipertensi, diabetes, glomerulonefritis dan batu ginjal

Olehnya itu, dr. Yona yang kesehariannya beraktivitas melayani pasien interna. Menghimbau kepada penderita diabetes dan hipertensi agar selalu berobat teratur, kontrol gula darah serta memperhatikan asupan makanan

“Untuk gejala awal gagal ginjal sendiri tidak khas dan gejala mirip dengan penyakit lain, sehingga diperlukan pemeriksaan medis seperti pemeriksaan laboratorium dan radiologi”. Imbuhnya

Baca Juga ! :  Sebanyak 300 Guru Mengaji di Lutra Ikuti Seminar Nasional Qur’anic Quantum Teaching

Sebelumnya, acara yang dibuka oleh Ketua Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Hj. Hamna V. Lasanuddin. Menyampaikan terima kasih kepada seluruh pasien rawat jalan RSUD, terkhusus kepada pemateri internal yang telah menyempatkan waktu untuk memberikan penyuluhan.

“Mari kita sama-sama menyimak paparan materi yang akan dibawakan, sehingga kita lebih paham dan mengerti bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal”. Pungkas Hamna