Disdukcapil Jeneponto Kembali Membuka Layanan Perekaman e-KTP Ditengah Pandemi Covid-19

oleh -
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, membuka layanan uji coba perekaman e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO,- Jelang penerimaan Siswa Baru dan Mahasiswa Baru, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, membuka layanan uji coba perekaman e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

Untuk perekaman e-KTP, pemohon terlebih dulu mengambil nomor antrian secara online melalui whatsApp (WA) ke: 0813 5177 5154.

Pemohon harus melampirkan nama pemohon, nomor induk kependudukan (NIK), foto copy KK dan Foto Ijazah.

Pengambilan nomor antrian di maksud dengan menghubungi nomor whatsApp tersebut kemudian pihak capil akan memberikan penjelasan secara tehnis kepada pemohon e-KTP.

Kepala Dinas Disdukcapil Jeneponto, Muh Jafar Abbas mengatakan, layanan perekaman e-KTP ini dibuka sekaitan dengan banyaknya siswa-siswi yang akan mendaftar kuliah

” sekarang banyak siswa-siswi ingin mendaftar kuliah, namun terkendala masalah KTP kerena belum melakukan perekaman. Selain itu juga masih banyak anak-anak sekolah yang belum melakukan perekaman. Karena, pada saat itu belum cukup umur.”Jelas Muh Jafar Abbas.

Untuk perekaman e-KTP, pihak disdukcapil tetap mendepankan protokol Covid-19. Operator yang menjalankan perekaman e-KTP itu, memakai alat pelindung diri (APD) seperti masker, kaos tangan dan memakai baju hamzat, karena masyarakat (pemohon) harus dipandu pada saat perekaman yang berisi pengambilan data sidik jari dan retina mata.

” kami tetap dalam protokol Covid-19. Jadi sebelum dilakukan perekaman pemohon diwajibkan pakai masker, cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer dan mencek suhu badan serta tetap menjaga jarak,” jelas Muh. Jafar Abbas.

Dalam perekaman e-KTP, pihak Disdukcapil Jenepomto membatasi pemohon, pemohon minimal 20 orang perhari.

” jadi pemohon perekaman e-KTP kita batasi, hanya 20 oranh saja dalam satu hari yang bisa dilayanani.” Jelas Muh. Jafar Abbas.