Dua Tersangka Pelaku Pengrusakan Pipa Pamsimas di Ujungbulu Jeneponto Ditahan

oleh -
Kasus Kedua Tersangka Pelaku Pengrusakan Pipa Pamsimas di Ujungbulu Rumbia Jeneponto Dilimpahkan Ke Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Kejari Jeneponto

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO,- Terungkap dua pelaku pengrusakan pipa Pamsimas di Dusun Bontomanai, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan yang terjadi pada awal Maret 2019 lalu akhirnya ditahan polisi.

Dua pelaku pengrusakan pipa proyek pemerintah tersebut yakni Mappa dan Halim, keduanya merupakan warga Gowa dijadikan sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

Kedua pelaku dan barang bukti beberapa potongan pipa Pamsimas kini dilimpahkan ke Kejari Jeneponto.

Sebelum dilimpahkan kasusnya ke Kejari Jeneponto, kedua pelaku sempat ditahan selama 10 hari di sel tahanan Polres Jeneponto,
dan berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sebelum dilakukan tahap kedua atau kasusnya dilimpahkan ke Kejari Jeneponto, kedua tersangka sempat dilakukan penahanan selama 10 hari di Polres Jeneponto,” Kata AKP Syahrul Regama, Jumat (8/1/2021).

Kedua pelaku saat ini sudah ditahanan di Kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto ditangani oleh Jaksa Penuntut Umun ( JPU ) karena berkas perkaranya sudah dinyatakan P21.

Sementara barang bukti beberapa potongan pipa juga diamankan di Kantor Kejari Jeneponto.

“Alhamdulillah hari ini kedua tersangka dan barang bukti tanggung jawabnya diserahkan kepada jaksa penuntut umum sudah dilimpahkan, tahap dua. Jadi tanggung jawab tersangka dan barang bukti diserahkan ke JPU,” ungkap AKP Syahrul Regama Kasubag Humas Polres Jeneponto.

Diberitakan sebelumnya bahwa kasus tersebut sempat ditangani di Mapolsek Kelara Resort Jeneponto, namun kasua tersebut mandet selama 2 tahun, hingga akhirnya pelapor tidak puas dan melanjutkan laporannya ke Polres Jeneponto.

Penyelidikan kasus pengrusakan pipa tersebut diambil alih penyidik Satreskrim Polres Jeneponto hingga akhirnya dua orang ditetapkan tersangka.

“Untuk sejauh itu kita belum investigasi intinya bahwa perkara tersebut sudah di proses dan alhamdulillah selama satu bulan ini ditangani penyidik Polres Jeneponto perkara tersebut sudah dinyatakan P21 oleh JPU,” Tutur AKP Syharul Regama.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •