Gas Elpiji 3 Kg di Palopo Langka, Harga Capai Rp 20 Ribu Per Tabung

oleh -
Ilustrasi

LISTINGBERITA.COMPALOPO – Pasca perayaan Idul Adha 1439 Hijryah, gas elpiji 3 kilogram di Kota Palopo, mengalami kelangkaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Murini, warga Kecamatan Wara, Kota Palopo, Jumat (24/08/2018), yang hinggsa saat ini belum juga mendapatkan gas elpiji.

Menurutnya, saat perayaan Idul Adha, gas elpiji 3 kg sudah mulai langka, sehingga harganya pun naik hingga Rp 20 ribu per tabung 3 kg.

“Berapapun harganya pak saya akan beli, tapi ini harga Rp20 ribu saja susah, bagaimana keluarga kami mau makan kalau begini,” katanya kepada sejumlah awak media.

Akibat langkanya gas elpiji 3 kg, sejumlah pedagang menjual dengan harga Rp 20.000, padahal harga eceran tertinggi (HET) Elpiji hanya Rp16.500 pertabung.

Sejumlah warga yang sudah kehabisan gas elpiji mulai mondar mandir mencari pangkalan maupun pengecer untuk menukarkan tabungnya, namun semuanya kosong.

Sementara itu, pemilik pangkalan yahya di Jl Merdeka, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, yang dikonfirmasi mengatakan bahwa kelangkaan gas elpiji 3 kg ini sudah terjadi sejak 2 hari pasca Idul Adha.

“Stok elpiji saya yang masuk hanya 70 tabung, namun semuanya habis sejak lebaran Idul Adha. Dan hingga saat ini belum ada masuk, saya tidak tahu apa penyebabnya,” pungkas Yahya.(**)

Tentang Penulis: Zulpadli

Zulpadli
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.