Istri Kadis Pendidikan Jeneponto Miliki Jiwa Sosial Tinggi, Teras Rumahnya Rela Dijadikan Tempat Tidur Untuk Orang Pengidap Gangguan Jiwa

oleh -
Wanita paruh baya pengidap gangguan jiwa sedang tidur di kursi di teras rumah Puang Erna Istri Kadis Pendidikan Jeneponto

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO –, Hampir kebanyakan orang memandang sebelah mata, keberadaan orang gila yang ada di sekitarnya, terlebih keberadaan orang pengidap penyakit kejiwaan tersebut berada di tempat umum.

Seperti seorang wanita paruh baya yang sering dijumpai berjalan kaki di Kota Bontosunggu sambil membawa kantong plastik dari satu tempat ke tempat lain atau dari rumah ke rumah meminta belas kasihan. Namun kadang ada orang yang memberi, kadang pula ada yang mengusirnya.

seorang wanita paruh baya yang sering dijumpai berjalan kaki di Kota Bontosunggu sambil membawa kantong plastik dari satu tempat ke tempat lain

Namun tak semua yang disangkakan itu benar. Karena masih ada orang yang berhati mulia, simpati dan memiliki rasa sosial tinggi. Siapa Dia ? Dia adalah Puang Erna istri Nur Alam Basir Karaeng Beso kadis Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jeneponto.

Puang Erna rela dan ikhlas teras rumahnya dijadikan tempat tidur bagi penderita pengidap penyakit jiwa tersebut. Wanita paruh baya penderita penyakit jiwa tersebut sering tidur di teras rumahnya. Selain diberi fasilitas tidur di teras rumah, wanita paru baya tersebut juga disuguhkan makanan kesukaan dan kopi.

“ Saya kesana bertamu pagi-pagi dan kaget melihat orang wanita paru baya itu tidur diteras rumahnya di atas kursi, setalah saya tanya Puang Erna ternyata wanita paruh baya tersebut adalah wanita pengidap gangguan jiwa yang sering berjalan kaki sambal membawa kantung palstik warna merah”. Daeng Sitaba.

Daeng Sitaba merasa takjub dan ibah terhadap istri kadis Pendidikan dan kebudayaan Jeneponto yang begitu peduli dengn orang di sekitarnya, meski itu orang yang mengidap kelainan jiwa.

“ Saya takjub sekali melihat Puang Erna istri kepala Dinas Pendidikan itu, memiliki rasa sosial tinggi peduli dengan orang di sekitarnya tanpa pandang bulu, Puang Erna rela rumahnya dijadikan tempat tinggal bagi orang pengidap kejiwaan itu” Kata Daeng Sitaba.

Menurut Daeng Sitaba, wanita paruh bayu tersebut sering tidur malam diteras rumahnya Puang Erna, dan selalu diberi makanan dan minuman kesukaan.

“ wanita tersebut sering bermalam, tidur diteras rumahnya dan selalu disuguhkan makanan bahkan sering ditanya mau minum kopi atau teh serta makanan kesukaannya namun wanita tersebut kesukaannya kopi”. Kata Daeng Sita menirukan perkataan Puang Erna.

Atas kebaikan dan kepedulian Puang Erna terhadap orang berkelainan jiwa tersebut, Daeng Sitaba berharap semoga kebaikan hati Puang Erna dapat menjadi tauladan di masyarakat, dan umumnya di kabupaten Jeneponto agar jangan memandang rendah orang yang mengidap kelainan jiwa, karena Dia juga manusia Ciptaan Allah SWT Aamiin.