ITB Melakukan Reses Tahap Kedua di Kelurahan Pabiringa, Warga Minta Bantuan Perbaikan Infrastruktur

oleh -
Imam Taufiq Bohari ( ITB ) Anggota Fraksi Persatua Pembangunan Rakyat ( FPPR ) yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto melakukan reses tahap kedua tahun 2020 di Lingkungan Tanrusampe Timur Kelurahan Pabiringa Kecamatan Binamu, Jeneponto Minggu, 18 Oktober 2020.

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO,- Imam Taufiq Bohari ( ITB )  Anggota Fraksi Persatua Pembangunan Rakyat ( FPPR ) yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto melakukan reses tahap kedua tahun 2020 di Lingkungan Tanrusampe Timur Kelurahan Pabiringa Kecamatan Binamu, Jeneponto Minggu, 18 Oktober 2020.

Pada Reses kali ini Imam Taufiq Bohari ( ITB ) memaparkan beberapa hal diantaranya kondisi terkini pandemi covid 19, maraknya demonstrasi Omnibus Law dan tugas serta fungsi seorang wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif.

Imam Taufiq menjelaskan bahwa kita harus membantu program pemerintah dalam upaya mengatasi pandemi corona yang sudah mempengaruhi semua sektor kehidupan.

Terkait maraknya demonstrasi sekarang, Ketua DPC PPP Jeneponto ini menguraikan bahwa ini adalah bentuk gerakan moral yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat  akibat adanya kebijakan Omnibus Law oleh pemerintah yang menggabungkan sekian banyak peraturan perundang-undangan menjadi satu undang-undang yang dikenal dengan undang  undang Cipta Kerja.

Lanjut Kata Imam Taufiq, bahwa hak menyampaikan pendapat itu dilindungi oleh undang-undang, dan itu perlu diapresiasi asalkan dilakukan sesuai prosedur dan tidak anarkis, aparat tidak dengan cara represif.

“ kita apresiasi selama dilakukan dengan cara yang sesuai prosedur dan tidak anarkis. Aparat keamanan juga semaksimal mungkin dalam melakukan pengamanan hendaknya dilakukan dengan pendekatan persuasif tidak dengan cara represif”. Ujar Imam Taufiq Bohari.

Pada bagian akhir Reses tersebut terjadi dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat. Beberapa tokoh masyarakat meminta bantuan untuk sektor pertanian, kesehatan dan perbaikan saluran drainase serta pembuatan jalan tani.

Demikian pula abrasi yang sudah cukup parah di sepanjang pesisir pantai menjadi aspirasi yang terungkap dalam forum reses tersebut.

Imam Taufiq Bohari menanggapi masukan dan aspirasi tersebut dengan menyampaikan bahwa Insha Allah apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan ditindaklanjuti pada pembahasa APBD nanti tetapi karena keterbatasan anggaran sehingga mungkin usulan usulan yang masuk akan dilaksanakan secara bertahap.

Kita harus bisa memilah dan memilih mana kebutuhan masyarakat yang paling mendesak untuk segera ditindak lanjuti.Kalau anggaran di APBD Kabupaten tidak memungkinkan,bisa saja kita komunikasikan ke DPRD Provinsi maupun DPR RI untuk mendapatkan anggarannya demikian Imam Taufiq Bohari mengakhiri penjelasannya.

Iklan KPU Bulukumba

  •  
  •  
  •  
  •  
  •