Jual 25 Amunisi Kaliber 9mm di Facebook, Polisi Amankan Tiga Warga Palopo

oleh -1.166 views
Menjual amunisi di sosial media akun facebook miliknya, dua warga Palopo diamankan aparat Kepolisian Polres Palopo, Jumat (25/01/2019).

LISTINGBERITA.COM|PALOPO – Menjual amunisi di sosial media akun facebook miliknya, dua warga Palopo diamankan aparat Kepolisian Polres Palopo, Jumat (25/01/2019).

Dua warga Jl Nonci yang berisial AS (18) dan HA (30) itu, diketahui menjual sebanyak 25 amunisi kaliber 9 mm di group facebook Palopo Dagang.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf menjelaskan, kronologi diamankannya dua warga Palopo itu bermula adanya laporan akun facebook bernama Gandy Ag Pratama menawarkan amunisi kaliber 9mm dengan harga Rp 1 juta di Grub Facebook Palopo Dagang.

Baca Juga ! :  Dampingi Ketua Tanfiziah PW NU Sulsel,H.Askar Janji Akan Perjuangkan Warga Bulukumba

Pemilik akun facebook itu menulis “Dari pada tinggal mending diuangkan saja, jual cepat amunisi Kaliber 9mm”.

Melihat postingan teraebut, tim Polres Palopo melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pemilik akun facebook itu.

“Setelah selidiki kami berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Kami amankan di Jl. Andi Djemma (depan Hotel Platinum) Kota Palopo,” ungkap Ardy.

Baca Juga ! :  Diduga Bangun Dinasti Kekuasaan, Ketum GSM Soroti Pelantikan Pejabat di Sinjai

Hasil pemeriksaan kedua pelaku, amunisi tersebut diperoleh dari seorang teman yang berinisial AA di Jl. Ahmad Yani, Kota Palopo.

Dari pengakuannya, AA menyuruh kedua pelaku lainnya untuk menjual amunisi tersebut sebesar Rp 400 atau Rp 500 ribu, kemudian dijual difacebook dengan harga Rp 1 juta.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan kembali mengamankan AA di Jl. Andi Djemma Kota Palopo.

Baca Juga ! :  Wakalpolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI di Polda Sulsel, Ini Pesannya

“Saat diperiksa, AA mengakui jika amunisi itu adalah milik almarhum mertuanya yang merupakan Pensiunan Subdenpom Palopo,” pungkas Ardy.

Ketiga pelaku masih berada di Mapolres Palopo untuk keperluan lebih lanjut. (**)