Kalah di Pilpres Harus Tempuh Jalur Hukum Bukan People Power

oleh -251 views

LISTINGBERITA.COM, TAKALAR, – Sejumlah tokoh masyarakat di Takalar menggaungkan menolak gerakan people power.

Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Yayasan Mesjid Agung Takalar H. Syamsul Kamar dg Timung menghimbau seluruh masyarakat dan jamaah tidak mudah terimbas informasi yang tidak Jelas.Tolak gerakan people power. Kamis (16/5/2019).

Ia mengatakan semua proses rekapitulasi dari tingkat kecamatan sampai provinsi berlangsung transparan.

“Jangan gegabah,lebih baik percaya dengan KPU sebagai lembaga negara memiliki legalitas dalam perhitungan suara.Sebagai warga masyarakat khususnya jangan mudah terprovokasi,” tegasnya.

Istilah people power digaungkan oleh oknum saat menjelang ditetapkan hasil pemilu pilpres 2019 oleh KPU, untuk itu, “masyakrat sebaiknya jangan ikutkan ikutan dengan People Power sebab ini bisa merusak tatanam pemerintahan”ungkapnya.

Menurutnya, jika memang ada ketidakpuasan bisa diselesaikan secara baik-baik dengan menyelesaikan secara hukum lewat Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pasangan capres Nomor urut 02 setelah KPU RI sudah ditetapakan pemenagnya supaya kedua capres ini harus menerima secara lapang dada atau legowo,kalaupun tidak puasa dan tidak terima hasil keputusan KPU RI perlu ada upaya hukum yakni ke MK”terang mantan Direktur Umum PDAM Takalar.

Jangan kita kagi menggiring opini masyakrat dengan gerakan people power,karena ketidak puasan hasil kinerja KPU RI.

(Mul)