Kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas di SMA Negeri 6 Takalar Berlangsung Meriah

oleh -411 views

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO, – Kampanye “ Sehari Belajar di Luar Kelas ” adalah kegiatan di satuan pendidikan yang dilakukan di luar kelas pada hari yang telah ditentukan dan serentak dilakukan secara global, serta disepakati bersama.

Rangkaian kegiatan merupakan aktivitas yang mempunyai tujuan pembelajaran secara nyata dan berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan tumbuh kembang anak serta mendukung budaya dan cinta tanah air serta kreativitas dalam upaya penguatan pendidikan karakter, yang dilaksanakan serentak di seluruh tanak air pada hari kamis, 7 November 2019 yang dilakukan di Indonesia dan di seluruh dunia dalam rangka memperingati hari anak internasional.

Baca Juga ! :  Ini Alasan Pihak UIN Alauddin Makassar Memilih Malbar Jadi Lokasi KKN Mahasiswanya

Sehari Belajar di Luar Kelas yang berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia juga dilaksanakan di SMA Negeri 6 Takalar. Sebelum jam menunjukkan pukul 07.00 wita para Guru dan Staf Tata Usaha yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ilham. S. Pd, M.Pd melakukan penyambutan siswa di pintu masuk sekolah dengan 3 S ( senyum salam dan sapa ).

Setelah penyambutan berlansung, seluruh warga sekolah berkumpul di lapangan upacara melanjutkan kegiatan yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza yang dipimpin oleh Hj. St. Nurhayani, S. Pd. Selain sarapan bersama, sedikitnya ada 17 item kegiatan dalam menyemarakkan kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas tersebut. Pantauan media, seluruh siswa sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Baca Juga ! :  Hadiri Pembukaan Porda Pinrang, Ini Harapan Pj Walikota Palopo

“Tentunya kegiatan ini sangat bernilai positif bagi perkembangan peserta didik kami, mereka sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, ada sarapan bersama, peduli lingkungan dalam bentuk kerja bakti, yel yel sekolah ramah anak serta melakukan beberapa permainan tradisional seperti ma’longga, lompat tali dan boi boi” tutur Sahabuddin Rola, Koordinator kegiatan

Lebih lanjut Sahabuddin Rola menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak serta pelantikan Tim Pelaksana Sekolah Ramah Anak yang diharapkan bisa menciptakan sekolah yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainya serta mendukung partisipasi anak tertuma dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawaasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan.

Baca Juga ! :  Pemkot Palopo Gelar Rakor Pemuktahiran Data Tindak Lanjut Pengawasan Keuangan Daerah

“Konsep sekolah ramah anak merupakan upaya mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama 8 jam anak berada di sekolah, melalui upaya sekolah untuk menjadikan sekolah yang bersih, aman, ramah, indah inklusif, sehat, asri dan nyaman” jelas Sahabuddin Rola

( Rola )