Kepala KUA Kecamatan Turatea Tolak 28 Pernikahan, ini Alasannya

oleh -
Muhammadong, S.Ag, M.Pd, Kepala KUA Kecamatan Turatea, Jeneponto. ( Laporan: Arifin Dacing Jurnalis Listing Berita )

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO, – Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 sebagai Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah menetapkan batas usia minimal pernikahan, yakni 19 tahun.

Selama diberlakukannya undang-undang tersebut kata KUA kecamatan Turatea, Jeneponto Muhammadong, ada 28 pernikahan ditolak karena tidak cukup umur, selain itu juga sangat berpengaruh pada pernikahan.

” sejak undang-undang itu diberlakukan kami sudah menolak 28 pernikahan karena di bawa umur artinya belum cukup 19 tahun umurnya dan sangat berpengaruh juga dengan menurunnya tingkat pernikahan di wilayah kami”. Jelas Muhammadong, S.Ag, M.Pd Kepala KUA Kecamatan Turatea, Senin,11/10/2021

Sejak awal tahun 2020 hingga Oktober 2021 ini tercatat sebanyak kurang lebih 510 pernikahan, 342 pernikahan murni, dan 168 pernikahan Itsbat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Turatea, Jeneponto.

Pernikahan Itsbat sendiri adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan agama untuk dinyatakan sah-nya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum.

” adapun jumlah pernikahan di KUA Turatea ini, ada dua jenis penerbitan buku nikah yaitu penerbitan bukuh nikah murni dan isbath”¬† Jelas Muhammadong.

 

banner 325x300

No More Posts Available.

No more pages to load.