Kisah Haru TMMD Selayar Datangkan Bahan Baku dari Luar Pulau

oleh -
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-111 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Lutfi Ngek )

LISTINGBERITA. COM, SELAYAR – Banyak kisah dibalik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-111 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Salah satunya dengan menyediakan sarana dan bahan bangunan yang digunakan untuk keperluan renovasi atau perbaikan masjid di Kampung Tola, Kecamatan Bontoharu, Selayar.

“Kita berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Meskipun itu ada tantangan tersendiri,” kata Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Letkol Kav. Adi Priatna. Senin (21/6/2021).

Salah satu tantangan para Satgas ini seperti menyediakan bahan baku bangunan yang harus diangkut menggunakan perahu.

“Untuk mendatangkan bahan baku seperti semen, batu bata dan tegel, Satgas TMMD 111 harus mengangkut lewat laut dari pelabuhan terdekat dengan menggunakan perahu,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Adi, bahwa beberapa hari lalu, perahu pengangkut bahan baku itu mengalami kebocoran lantaran jalan yang biasanya dilalui masih dalam tahap progres penyelesaian.

Meski sempat mengalami kebocoran, pihak Satgas sigap melakukan upaya perbaikan untuk kelancaran pengangkutan bahan baku.

“Iya salah satunya itu, karena jalan yang dibuka saat ini masih tahap penyelesaian. Malah pernah beberapa hari lalu, saat personil Satgas mengangkut bahan baku, perahunya bocor, namun karena kesigapan Satgas semua bisa teratasi,” aku Komandan Komando Distrik Militer itu.

Salah satu upaya langkah yang dilakukan para Satgas saat ini adalah melakukan upaya renovasi masjid di Kampung Tola.

“Pembangunan mesjid Tola ini agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan tentu saja harapan kita adalah pembangunan mesjid dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Tola,” harapnya.

Selain itu dengan dilakukannya renovasi ini, pihaknya berharap masyarakat setempat bisa lebih nyaman menggelar kegiatan-kegiatan keagamaan.

Sarana dan prasarana ini juga diharapkan dengan rampungnya masjid itu bisa lebih dirawat dengan baik untuk keperluan masyarakat setempat.

“Terbangunnya Mesjid Tola semoga bisa dimanfaatkan untuk sarana ibadah yang representatif bagi jamaah untuk Sholat, pengajian dan kegiatan sosial keagamaan lainnya,” pungkasnya.

banner 325x300

No More Posts Available.

No more pages to load.