Krisis Air, Warga Jeneponto Gunakan Air Kotor dan Bau

oleh -922 Dilihat
Warga kampung Nangka-Nangka desa Balumbungan Kecamatan Bontoramba Jeneponto Sulawesi Selatan ini kerap kali mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba.

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO – Warga kampung Nangka-Nangka desa Balumbungan Kecamatan Bontoramba Jeneponto Sulawesi Selatan ini kerap kali mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba.

Untuk mendapatkan air keperluan sehari-hari, warga di desa ini terpaksa harus berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilo meter menuju ke sumber air yang berada di sungai.

Warga Mengambil Air Dari Sungai

Warga mengaku sudah dua bulan terakhir ini mengalami kesulitan pasokan air bersih, karena sumur mereka sudah mongering. Untuk mendapatkan pasokan air, seperti kebutuhan memasak, minum dan mencuci serta mandi dan kebutuhan sehari-hari lainnya, warga terpaksa harus antri menggunakan air kotor dan bau yang tak layak konsumsi yang diambil dari sumur kecil yang digali warga di dalam sungai dan mereka harus berpindah-pindah tempat mencari mata air, dan itu mereka lakukan karena tak ada pilihan lain.

“ sudah dua bulan ini kita kesulitan air, terpaksa kita gunakan air kotor dan bau di sungai, karena tak ada pilihan lain” Jelas Norma salah seorang Warga Nangka-Nangka kepada listingberita.com.

Warga Berjalan Kaki Sejauh Kurang Lebih 1 KM Menuju Sumber Air yang Ada di Sungai

Warga Nangka-Nangka hanya bisa berharap bantuan air bersih dari pemerintah dan bantuan sumur bor agar dikemudian hari warga tidak lagi mengalami kesulitan air bersih.

Warga Antri Air di Sungai

“ hanya bantuan air bersih dan sumur bor yang kami butuhkan disini, agar kami tidak lagi kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari” Ucap Norma penuh harap.

( Nai )

No More Posts Available.

No more pages to load.