Lawan Korupsi, Tolak Politik Uang di Pemilu 2019

oleh -540 Dilihat

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO – Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Binamu menggelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif pada pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019, Rabu 28 November 2018.

Ketua Bawaslu Jeneponto Saiful, SH menyatakan sosialisasi ini dilakukan
Dalam rangka bagaimana bawaslu melakukan pengawasan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari penyelenggara pemilu ditingkat panwaslu kabupaten, panwaslu kecamatan, panwaslu desa/kelurahan, demi untuk mensukseskan pemilu 2019 mendatang.

Menurut Saiful, untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi dimasa yang akan datang, maka pihaknya mengajak masyarakat agar menjadi pemilih cerdas dengan melawan korupsi dengan cara menolak politik uang di pemilu 2019.

” jadi kalau mau pejabat tidak melakukan tindakan korupsi ketika terpilih, maka mulai dari pemilihan umum 2019 ini kita lawan korupsi itu dengan menolak politik uang, dan jadilah pemilih yang cerdas.” Ujar Saiful, SH, Ketua Bawaslu Jeneponto, Rabu 28 November 2018.

Saiful menambahkan tahapan pelaksanaan pemilu sekarang beda dengan tahapan pemilu sebelumnya, dimana menurutnya pemilu 2019 ini dilakukan secara serentak, mulai dari pemilihan DPR, DPD, dan DPRD serta pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Untuk pemilih legislatif di Jeneponto diikuti sebanyak 570 orang caleg yang sebelumnya berjumlah 572 orang, namun dua diantaranya telah dicorek karena dianggap tidak memenuhi syarat ( TMS )

( Nai )

No More Posts Available.

No more pages to load.