Limbah Tambak Udang Diduga Merusak Rumput Laut, Aliansi Masyarakat Pesisir Demo di DPRD Jeneponto

oleh -1319 Dilihat
Aliansi Masyarakat Pesisir mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) Rabu, 5/07/2023.

LISTINGBERITA, JENEPONTO, – Aliansi Masyarakat Pesisir mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) Rabu, 5/07/2023.

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Pesisir terkait surat izin Tambak Udang yang menyebabkan petani rumput laut resah terhadap limbah dari tambak udang milik ( PT Don Udang Acuaculture dan PT Aliyah Bontojai ).

Koordinator aksi Muhammad Yusuf melalui orasinya mengatakan, jika limbah dari tambak udang itu sangat merusak rumput laut milik masyarakat pesisir.

“Kami dari aliansi masyarakat pesisir meminta kepada DPRD untuk mencabut izin dari tambak udang yang membuat petani rumput laut menderita akibat pembuangan limbahnya,” ujarnya dalam orasinya, Rabu, 5/07/2023.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada pihak perusahaan udang milik ( PT Don Udang Acuaculture dan PT Aliyah Bontojai ) untuk menggantikan kerugian petani rumput laut yang mengalami kerusakan rumput lautnya.

“Perusahaan tambak udang ini harus menggantikan kerugian masyarakat petani rumput laut yang ada di Desa Borongtala dan sekitarnya,”tegasnya.

Tak lama setelah aksi unjukrasa sedang berlangsung, kemudian datanglah Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bersama jajarannya yang meminta kepada massa aksi untuk melakukan audiensi di dalam Kantor DPRD Jeneponto.

Saat menggelar audiensi dengan masyarakat pesisir itu mendapatkan respon baik dari bupati Jeneponto dengan mengatakan jika perusahaan tambak udang ini merusak rumput laut milik masyarakat akan ditutup dan di cabut izinnya.

Diketahui bahwa Bupati Jeneponto akan melakukan kordinasi dengan pihak perusahan tambak udang untuk segera ditutup jika merusak rumput laut milik masyarakat pesisir.

” kita akan segera tutup, jika merusak rumput laut masyarakat pesisir” Tegas Iksan Iskandar.

No More Posts Available.

No more pages to load.