Pemda Takalar Undang Lima Pemateri di Workshop Sehari

oleh -52 views

LISTINGBERITA.COM, TAKALAR, – Dalam rangka Penataan  tatakelola keuangan Desa di kabupaten Takalar lebih transparan, pihak Badan Pengawasan Keuangan (BPKP) Makassar  bekerjasama Pemkab Takalar menyelenggarakan Workshop Evaluasi Implementasi Aplikasi Siskeudes Versi 2.0

Workshop ini berlangsung selama Sehari dibuka Wakil Bupati Takalar H. Achmad Se’re di gedung Islamic Centre Kabupaten Takalar, selasa, (13/8/19)

Workshop ini diikuti 83 peserta personality  dari 63 desa, di 8 kecamatan, tema yang diangkat yakni “Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang Partisipatif, Transparan dan Akuntabel dengan Menggunakan Aplikasi Siskeudes 2.0.

Workshop sehari ini untuk efektifitasnya, Ada lima pemateri  dianatranya anggota komisi XI DPR RI H.M Amir Uskara, M.Kes,  materi Implementasi UU No. 6 Tahun 2014 untuk kesejahteraan rakyat,

Baca Juga ! :  Rem Blonk, Mobil Tongkang Pengangkut Pasir Hantam Pagar

Iskandar Novianto dengan materinya Pengawalan Pengelolaan Keuangan Desa dengan Siskeudes 2.0,

Kepala perwakilan BPKP Prov. Sulsel Arman Sahri Harahap, SE. MM,  materinya hasil evaluasi Implementasi Siskeudes 2.0 di kab. Takalar,

Panit I Unit 4 Subdit 3 Tipikor Polda Sulsel Iptu Jabar, S. Sos. SH, peran Polri dalam mengawal pembangunan desa dan kebijakan dan fokus pemeriksaan desa,

Kepala Subauditorat Sulsel III perwakilan Bapak RI Prov. Sulsel I Wayan Artadana Adi Sudarma  Kebijakan dan fokus pemeriksaan keuangan daerah dan desa.

Wabup Takalar H Achmad Sere    mengatakan bahwa ini  suatu kepercayaan dan penghargaan bagi pemerintah Kabupaten. Takalar.

Baca Juga ! :  Safari Ramadhan Media Komunikasi Bangun Silaturahmi dengan Masyarakat

Selain menjadi media untuk memberikan penjelasan tentang teknis pengelolaan keuangan desa juga dijadikan sebagai forum komunikasi kebijakan-kebijakan tentang proses penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dan evaluasi implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan aplikasi siskeudes.

“Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan hak dasar, pembangunan sarana dan prasaran desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan” jelas Wabup Takalar.

Lanjut dikatakan bahwa di Kab. Takalar implementasi pelaporan keuangan desa menggunakan siskeudes sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 untuk seluruh desa di Kab. Takalar,

“Adanya sistem keuangan desa (Siskeudes)  dana desa dapat dikelola dengan baik sesuai ketentuan peraturan yang ada,”jelasnya

Baca Juga ! :  Pro-Kontra Pembangunan Sarang Burung Walet di Pontap, Ketua Komisi I : Kita Tunggu Tim Ahli

Perlu diketahui dana desa yang cukup besar harus mempunyai memampuan dalam tata kelola keuangan dan pengawasan yang lebih baik.

“Camat dan kepala desa agar memahami tupoksi masing-masing  dan terus belajar memahami setiap peraturan UU yang berlaku, mentaati undang-undang yang ada dalam pengeloaan keuangan desa”harapnya.

Kata Wabup camat dan kepala desa senantiasa mampu memberikan pelayanan secara efektif sesuai tuntutan masyarakat.

Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan Cendramata dari direktur Pengawasan akuntabilitas keuangan, pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa kepada Pemkab Takalar

( Mul )