Pemilik Ijazah Palsu Dapil 3 Terpilih Kembali Jadi Legislator

oleh -1.071 views

LlSTINGBERITA.COM, TAKALAR, –Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Menagih Janji (Gergaji)
Pertanyakan kasus pidana kepemilikan Ipal (Ijazah palsu) milik anggota Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Takalar dari Dapil Tiga Meliputi Galesong,Galesong Utara (Galut) dan Galesong Selatan (Galsel).

Sebagai masyarakat tentunya  kami pertanyakan kasus ijazah palsu (Ipal) dimilkinya oleh salah satu anggota DPRD Takalar dari dapil 3.

Kepemilikan ijazah tersebut terbukti palsu karena pihak pengadilan Negeri Takalar sudah memvonis Amiruddin Mami karena Ijazah miliknya Palsu tidak teregister.

Baca Juga ! :  Pimpin Upacara Peringatan HAB Ke-73, Husler : Kemenag Harus Menjadi Perangkai dan Perajut Tenun Kebangsaan

“Mestinya pihak KPUD Takalar  tidak bisa lagi meloloskan secara adminstrasi untuk bisa berkompetisi pada Pilcaleg 17 April 2019 lalu.”terang H Imran Tola Direktur LSM Gergaji.

Selain itu  kata Imran bersangkutan sudah pernah ditahan oleh pihak kejaksaan negeri Takalar,namun Tidka ditahan dengan dalih kasasi di tingkat MA (Mahkam Agung) RI

Kata Imran, anggota DPRD dari partai Besutan Megawati ini  harus segera di tahan dan harus mengembalikan uang negara yang selama ini di terimanya sebagai gaji dan honor anggota DPRD kabupaten takalar

Baca Juga ! :  Tiba di Palu Sulteng, RMB dan FKJ Disambut Masyarakat KKRL

”Kasus ijazah Palsu ini kan sudah terbukti,apalagi penegak hukum yang harus di tunggu, itu sama saja menambah banyaknya di ambil uang negara melalui DPRD Takalar dan itu uang rakyat,” tegas H.Imran.

Direktur Gergaji meminta dengan tegas agar secepatnya di lakukan penangkapan terhadap pemakai ijazah Palsu anggota DPRD Takalar, “kalau tidak menginginkan ada gerakan di luar rencana dari masyarakat Takalar,” Ancam H.Imran.

Baca Juga ! :  Didampingi Dandim 1403 Palopo, Judas Amir Tinjau Lokasi Pembangunan Pos Koramil di Mancani

Sementara pihak kejaksaan Negeri Takalar, bersangkutan memang sudah divonis bersalah namun dirinya melakukan banding di tingkat MA,

“Apalagi bersangkutan tidak punya niat melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,itu salah satu Point sehingga tidak ditahan”ujarnya.

(Mul)