Pensiunan Guru di Caramming Akui Pesona Kacamatayya

oleh -

LISTINGBERITA.COM,BULUKUMBA, –Sebelum orasi politik Tomy Satria Yulianto (TSY) disampaikan di hadapan masyarakat Desa Caramming, dua Tomas mendahului alasan memilih Paslon nomor urut 3. Kakak beradik pensiunan guru menegaskan dukungan untuk pasangan Kacamatayya.

H. Lahamuddin menyatakan, sejak awal pertemuannya dengan TSY beberapa tahun lalu, sosoknya sudah meninggalkan kesan. Di matanya, dia adalah pribadi yang baik dan ramah, yang punya ketulusan dalam mimpinya menjadikan Bulukumba lebih baik, yang punya mimpi untuk masyarakat lebih sejahtera.

“Sebagai pendidik tentu saya bisa melihat karakter orang setelah berinteraksi, dan sosok Pak Tomy itu luar biasa dan kita perlu mendukung beliau,” ujarnya pada pertemuan silaturahmi yang berlangsung di kediaman Rusli, Rabu malam, 28 Oktober.

Kekaguman pada Tomy juga disampaikan adiknya, H. Basri yang bahkan mengaku belum pernah bertemu secara langsung. Berawal dari alat peraga kampanye yakni baliho yang berdiri besar di pinggir jalan. Dia mengamati TSY dan pasangannya yang berkacamata.

“Kalau tidak berkacamata saya tidak sampai di sini. Saya bilang saya harus ketemu langsung dan menyatakan sikap dukungan untuk pak Tomy,” ujarnya.

Setelah melihat dan mengamati visi misi dari Paslon nomor urut 3, H. Basri menyerukan tak ada lebih ideal di Pilkada 2020 selain TSY-AM, yang kini sudah di depan mata.

Dia menitipkan harapannya untuk pemerintahan mendatang agar pertanian Kacang Tanah di Bontotiro kembali berjaya. Pemerintah cukup menyiapkan bibit dan masyarakat kembali menggarap lahan. Hal lainnya adalah potensi buah naga yang cocok dengan tanah Desa Caramming dan dianggap dianggap berkualitas terbaik.

“Untuk buah naga, pemerintah bantulah pemasarannya,” katanya.

Tomy mengatakan, jika usia senja bisa bersemangat dalam menatap Bulukumba lebih baik, miillenial ditantang untuk bisa berperan lebih besar untuk memajukan daerah. Di ajang pilkada ini diharapkan masyrakat tak menggadai mimpinya dengan menjual suaranya.

“Kalau kita jual suarata itu sama ji dengan putus kontrak. Jadi mariki sama-sama ke TPS niatkan untuk mencoblos nomor urut 3,” katanya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •