Personil Polres Jeneponto Akan Berkurban 51 Ekor Sapi

oleh -
Sedikitnya 51 ekor sapi akan di kurbankan di Polres Jeneponto.

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO, –Sedikitnya 51 ekor sapi akan di kurbankan di Polres Jeneponto. Personil Polres Jeneponto sudah tiga tahun berturut-turut berkurban sapi dihari raya idul adha.

” Tiga tahun silam berturut-turut Personil Polres Jeneponto dan jajaran melaksanakan kurban, pelaksanaan kurban tahun ini sudah merupakan tahun ke empat yang dilaksanakan mulai tahun 2017 yang lalu”. Jelas AKP Syahrul Regama Kasubag Humas Polres Jeneponto.

Menurut Syahrul, personil melaksanakan kurban bersama atas dasar keikhlasan menyisihkan sebagian gajianya setiap bulan selama 12 bulan.

” Personil melaksanakan kurban bersama ini atas dasar keihklasan menyisihkan pendapatnya setiap bulannya selama 12 bulan berturut-turut.

Tahun 2019 lalu, Polres Jeneponto berkurban 52 ekor sapi, sedangkan untuk tahun ini hanya 51 ekor. Jumlah sapi yang akan dikurbankan disesuaikan dengan jumlah personil.

” dari segi kuantitasnya mengalami penurunan karena jumlah ekor sapi yang dikurbankan menyesuaikan dengan jumlah Personil Polres Jeneponto, jika personil bertambah maka Jumlah ekor sapi juga akan bertambah, begitu pula sebaliknya”. Terang AKP Syahrul Regama.

Untuk pengaturan anggota kurban, setiap kelompok terdiri dari 7 orang personil. Rencana pelaksanaaan kurban di Polres Jeneponto akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020 di Halaman Belakang Mapolres Jeneponto.

Di Mapolres Jeneponto sendiri rencananya 30 sapi akan dikurbankan dan 21 ekor tersebar di 6 Polsek Jajaran Polres Jeneponto.

Pelaksanaan kurban tahun ini pasti akan berbeda dengan pelaksanaan kurban tahun sebelumnya.

” mengingat kondisi saat ini masih berada dalam fase Pandemi Covid 19 sehingga jumlah orang-orang yang akan hadir dalam acara dibatasi, kali ini tidak akan dihadirkan atau mengundang masyarakat umum hadir khususnya pada acara pembagian daging”. Jelas AKP Syahrul.

Tehnis pembagian nantinya akan diatur dan serahkan oleh Panitia yang sudah dibentuk sebelumnya, pelaksanaaannya tetap mengacu dengan Protokoler Kesahatan.

Sebelum dilakukan Pemotongan, sapi yang akan dikurbankan akan diperiksa kondisi kesehatannya oleh Dokter Hewan dengan berkoodinasi dengan Dinas Peternakan Jeneponto.

Begitu pula pada saat pelaksaan kurban nantinya tetap menghadirkan petugas dari Dinas Peternakan untuk mengdampingi pelaksanaan kurban.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •