Pro Kontra Dikalangan Masyarakat, Pj Walikota Palopo Hentikan Vaksin MR

oleh -
Penjabat (Pj) Walikota Palopo, Andi Arwien Azis mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan sementara vaksi MR terkait adanya pro kontra dikalangan masyarakat. Selasa (07/08/2018).

LISTINGBERITA.COM|PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, untuk sementara menghentikan pemberian vaksi Measles Rubella (MR) kepada anak-anak.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Palopo dalam surat edaran pada Senin (06/08/2018) kemarin.

Dalam surat edaran tersebut, berbunyi “Berdasarkan petunjuk Pj Walikota tertanggal 06 Agustus 2018, tentang kampanye vaksi Measles Rubella (MR) yang berlangsung sejak tanggal 01 Agustus 2018, yang telah menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Maka untuk sementara waktu kegiatan tersebut dihentikan untuk sementara menunggu fatma MUI”.

Pj Wali Kota Palopo, Andi Arwirn Azis yang dikonfirmasi mengatakan, penghentian itu dilakukan kerena menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

“Iye dihentikan untuk sementara. Sampai ada fatwah yang keluar dari MUI,” katanya.

Untuk melakukan penghentian itu, Andi Arwin telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Palopo, melalui surat edarannya.

Hingga Selasa (07/08/2018) pagi, Dinas Kesehatan Palopo menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan menyebarkannya keseluruh Puskesmas agar menghentikan pemberian vaksin MR.

“Saya sudah sampaikan ke Dinas Kesehatan agar dihentikan. Sekarang sudah disampaikan juga ke seluruh Puskesmas,” imbuhnya.

Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin campak atau Measles (M) dan Rubella (R), yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus campak dan rubella (campak jerman).

Sejatinya pemberian vaksin MR ini, serentak dilakukan diseluruh Indonesia sejak 1 Agustus 2018. (**)

Tentang Penulis: Zulpadli

Zulpadli
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.