Rahman Bin Punu Pencuri 34 Ekor Kuda di Jeneponto Dibekuk Polisi

oleh -3.522 views

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO, – Tim pegasus Polres Jeneponto di back Up Polda Sulawesi Selatan membekuk Rahman bin Punu (25) warga desa Arungkeke Pallantikan Kecamatan Arungkeke, kabupaten Jeneponto.

DPO curnak Polres Jeneponto tersebut dibekuk polisi di Naila Garden Jalan Merdeka Kota Palopo, Sabtu malam 15/6/2019.

Rahman Bin Punu dibekuk polisi setelah terlibat pencurian hewan ternak kuda di beberapa tempat berbeda di tiga kecamatan di Kabupaten Jeneponto, yakni di kecamatan Batang, Tarowang dan Arungkeke.

Saat diintrogasi pelaku mengaku, telah mencuri 34 ekor kuda sejak 2018 dan itu terpaksa ia lakukan dengan alasan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga ! :  Kapolda Sulsel Silaturahmi dengan Forkopimda Sulsel, Ketua RT/RW se Makassar Raya

” saya sudah mencuri 34 ekor kuda pak, itu saya lakukan untuk kebutuhan sehari-hari, saya mencuri di Kecamatan Batang, Tarowang dan Arungkeke”, Jelas Rahman.

Saat melakukan aksinya pelaku bersama dengan empat rekannya dan kuda yang sudah dicuri dijemput oleh temannya atas nama Nurdin menggunakan mobil APV,” kata Aipda Abdul Rasak Kanit Tim Pegasus Polres Jeneponto, Minggu 16/6/2019.

Baca Juga ! :  Kunker di Bulukumba, Kapolda Tekankan Pemberantasan Narkoba, Hoax dan Jaga Stabilitas Keamanan

Saat diamankan, pelaku tidak melawan petugas, namu pada saat perjalanan dari Kota Palopo ke Jeneponto pelaku meminta borgolnya dilepas dengan alasan tangannya sakit dan kelelahan mengingat jarak tempu dari Palopo ke Jeneponto cukup jauh, dari situlah pelaku berusaha kabu dan melawan petugas. Petugas pun bertindak tegas dengan menembak pelaku.

” pelaku terpaksa kami tembak lantaran berusaha kabur, dengan mengelabuhi petugas dengan berpura-pura tangannya sakit dan borgolnya minta dilepas, dari situlah pelaku mau lari dan bahkan mau melawan, sehingga kami bertindak tegas menembak pelaku dibagian paha dan betis kanannya”. Jelas Aipda Abdul Rasak.

Baca Juga ! :  Transit di Makassar, Kapolda Sulsel Jemput Panglima TNI

Sebelumnya dua rekan pelaku atas nama Bali dan La’lang berhasil ditangkap polisi, keduanya pun ditembak dibagian kakinya karena saat akan ditangkap berusaha melawan petugas. Sementara dua rekan pelaku lainnya atas nama Juma dan Nurdin masuk Daftar Pencarian Orang ( DPO ) Polres Jeneponto.

( Nai )