Selama Tahun 2018, Pemda Lutra Terima Bantuan PKH Sebesar 26 Miliar Lebih

oleh -
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara, Besse A. Pabeani, saat ditemuai di ruang kerjanya, pada Selasa (12/02/2019) kemarin.

LISTINGBERITA.COM|LUTRA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, mendapat kucuran dana sebanyak 26 Miliar lebih dari Kementrian Sosial RI, melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi masyarakat kurang mampu di tahun 2018.

Bantuan PKH tersebut, merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH, yang bertujuan mengupaya percepatan penanggulangan kemiskinan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara, Besse A. Pabeani, saat ditemuai di ruang kerjanya, pada Selasa (12/02/2019) kemarin, menjelaskan, bahwa tiap kecamatan di Kabupaten Luwu Utara ada penerima PKH.

“Penerima PKH sebanyak 15.350 orang pada di 12 kecamatan, di tahun 2018. Dengan total anggaran Rp 26 miliar lebih,” ujarnya, pada Selasa (12/02/2019) kemarin.

Rincian penerima PKH di 12 kecamatan di Lutra, yakni, Kecamatan Baebunta sebanyak 2176 orang, Bone bone sebanyak1525 orang, Limbong sebanyak 409 orang, Malangke sebanyak 1303 orang, Malangke Barat sebanyak 1082 orang, Mappedeceng sebanyak 730 orang, Masamba sebanyak 798 orang, Rampi sebanyak 266 orang, Sabbang sebanyak 2184 orang, Seko sebanyak 1603 orang, Sukamaju sebanyak 1998 orang dan Tana Lili 1056 orang.

Menurut Besse, bahwa setiap penerima dana PKH tersebut langsung dari pusat melalui rekening masing masing KPM.

“Jadi kami tidak mengetahui kapan dana penerima masuk dan keluar karena semua langsung dari pusat,” terangnya.

Untuk mengetahui dana PKH sudah diterima oleh KPM, itu dari Informasi pendamping PKH yang ada di setiap Kecamatan. Sementara dana PKH yang diterima KPM berbeda-beda.

“Saya berharap dengan tersalurnya bantuan PKH, masyarakat Luwu Utara dapat terbantu dan kami sebagai pemerintah setempat berharap bantuan PKH tepat sasaran,” pungkas Kadis Sosial Luwu Utara.

Di tahun 2019 sendiri, sudah ada 9 Kecamatan yang sudah tersalurkan, sementara 3 Kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Seko, Rampi dan Limbong belum disalurkan. (**)

Tentang Penulis: Zulpadli

Zulpadli
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.