SMA Negeri 6 Takalar Gelar Sosialisasi Anti Perundungan

oleh -
SMA Negeri 6 Takalar Gelar Sosialisasi Anti Perundungan Kepada Orang Tua Peserta Didik sebagai salah satu SMA di Kabupaten Takalar yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

LISTINGBERITA.COM, TAKALAR – SMA Negeri 6 Takalar Gelar Sosialisasi Anti Perundungan Kepada Orang Tua Peserta Didik sebagai salah satu SMA di Kabupaten Takalar yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam pengimplementasian Program Sekolah Penggerakhari ini, Sabtu 11 September 2021.

SMA Negeri 6 Takalar, menggelar Sosialisasi Anti Perundungan kepada perwakilan orang tua / wali peserta didik, sebanyak 30 orang tua / wali peserta didik yang anaknya terpilih sebagai Agen Perubahan Anti Perundungan mengikuti dan menerima materi dari dua orang fasilitator yaitu Hasriadi, S. Pd. dan Sitti Halfainah, S. Pd, serta pemateri dari Pekerja Sosial Perlindungan Anak Republik Indonesia Cabang Takalar, Syahara Dewi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pendidik dan tenaga kependidikan, komite sekolah, pengawas pembina sekolah, dan dibuka secara resmi oleh Kepala UPT. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto – Takalar, Dr. H. Abd. Rahim, S. E., M. Pd
Kepala UPT. SMA Negeri 6 Takalar, Ilham, S. Pd. M, Pd menjelaskan bahwa sosialisasi ini adalah rangkaian dari bimbingan teknis bantuan pemerintah anti perundungan yang baru-baru diikuti di Sentul Bogor, pekan lalu.

“Kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dengan program-program pada Sekolah Penggerak, karena yang mendapatkan bantuan pemerintah dalam rangka sosialisasi serta pembentukan agen perubahan anti perundungan hanya sekolah penggerak” ujar Ilham, S. Pd., M. Pd.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Wilayah VII Jeneponto – Takalar, Dr. H. Abd. Rahim, S. E., M. Pd. memberikan apresiasi yang tinggi karena pihak SMA Negeri 6 Takalar dapat menjadi salah satu Sekolah Penggerak dan sekaligus melaksanakan sosialisasi serta pembentukan agen perubahan anti perundungan di tingkat sekolah.

“Saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu orang tua / wali siswa bahwa untuk SMA di Kabupaten Takalar, hanya ada dua yang mengimplementasikan Program Sekolah Penggerak yaitu SMA Negeri 6 Takalar dan SMA Negeri 3 Takalar, kurikulumnya beda dengan kurikulum 2013, kemudian terkait kegiatan hari ini, yaitu Sosialisasi Anti Perundungan adalah starting poin dalam rangka menghilangkan aksi perundungan baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan. Bapak dan Ibu patut berbangga karena telah menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 6 Takalar” urai Dr. H. Abd. Rahim, S. E., M. Pd., saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut Dr. H. Abd. Rahim, S. E., M. Pd menjelaskan bahwa kedepannya, sebagai Sekolah Penggerak SMA Negeri 6 Takalar, tidak ada lagi aksi perundungan, baik yang dilakukan oleh siswa kepada siswa lainnya, guru kepada siswa, siswa kepada guru, guru kepada guru yang lainnya, guru kepada staf tata usaha, dan sebagainya.

“Intinya, anti perundungan itu adalah bagaimana menghapus atau menghilangkan ucapan dan perbuatan yang membuat sakit fisik dan atau sakit hati” tutup Dr. H. Abd. Rahim, S. E., M. Pd.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

No More Posts Available.

No more pages to load.