SMA Negeri 6 Takalar Siap Sukseskan Kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas

oleh -491 views

LISTNGBERITA.COM, TAKALAR, – Belajar di luar kelas adalah hari untuk merayakan serta menginspirasi bermain dan pembelajaran di luar kelas. Pembelajaran di luar kelas meningkatkan kesehatan anak, melibatkan mereka dalam pembelajaran serta mendorong keterikatan anak dengan alam. Bermain bukan hanya mengajarkan keterampilan penting dalam kehidupan, seperti daya tahan, kerja sama, dan kreativitas, tetapi juga merupakan hal yang pokok bagi anak untuk menikmati masa kecil mereka.

Kampanye “Sehari Belajar di Luar Kelas” adalah kegiatan di satuan pendidikan yang dilakukan di luar kelas pada hari yang telah ditentukan dan serentak dilakukan secara global, serta disepakati bersama.

Rangkaian kegiatan merupakan aktivitas yang mempunyai tujuan pembelajaran secara nyata dan berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan tumbuh kembang anak serta mendukung budaya dan cinta tanah air serta kreativitas dalam upaya penguatan pendidikan karakter, yang dilaksanakan serentak di seluruh tanak air pada hari kamis, 7 November 2019 yang dilakukan di Indonesia dan di seluruh dunia dalam rangka memperingati hari anak internasional.

Baca Juga ! :  Bimtek Penyusunan SKJ, Konsentrasi Menyamakan Persepsi

Adapun kegiatan yang menjadi agenda acuan satuan pendidikan yang melaksanakan “Sehari Belajar di Luar kelas” adalah sbb:
1. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK); Menyambut siswa dengan senyum, sapa, salam
2. PPK (10 menit);Menyanyikan lagu Indonesia Raya (3 stanza)
3. PHBS (5 menit); Cuci tangan sebelum makan
4. keimanan dan taqwa (2 menit); Berdoa bersama sebelum makan
5. kesehatan: gizi seimbang (30 menit); Sarapan sehat bersama yang disiapkan oleh orang tua
6. keimanan dan taqwa (2 menit); Berdoa setelah makan
7. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) (4 menit); Cuci tangan setelah makan
8. perubahan iklim: cinta lingkungan (20 menit); Memeriksa lingkungan, menyingkirkan tanaman, barang atau hal-hal yang membahayakan anak
9. perubahan iklim: hemat energi (10 menit); Mematikan lampu, peralatan listrik yang tidak diperlukan dan mematikan kran air yang terbuka
10. gerakan literasi (15 menit); Membaca buku di luar kelas
11. pengurangan resiko bencana (10 menit); Simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak
12. olah raga (5 menit); Senam Germas
13. budaya (45 menit); Permainan tradisional
14. Tepuk Hak Anak dan Yel-Yel Sekolah Ramah Anak (7 menit);
15. Deklarasi Sekolah Ramah Anak (5 menit). Dilakukan jika satuan pendidikan belum melaksanakan deklarasi;
16. Pelantikan tim Sekolah Ramah Anak (5 menit)

Baca Juga ! :  Kerap Dijual Kepada Para Pelajar, Polisi Amankan 20 Ribu Butir Obat Daftar G di Palopo

Penutupan dengan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar (5 menit). Dalam arahannya saat memimpin pertemuan pembahasan teknis pelaksanaan kegiatan tersebut, Rabu, 6 November 2019, Kepala UPT. SMA Negeri 6 Takalar, Ilham, S. Pd., M. Pd menyatakan siap melaksanakan dan menyukseskan kegiatan tersebut yang tentunya menjadi momentum untuk mencetak generasi yang unggul, sehat jasmani dan rohani, berkarakter dan berintegritas serta tidak melupakan nilai nilai lokal dengan dipertunjukkanya permainan tradisional.

Baca Juga ! :  Pemilu 2019 Berlangsung Transparan, Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja PPK Wara Utara

( Rola )