Sudah 20 Kali Melanggar Izin Tinggal, WNA Asal China di Deportasi Imigrasi Palopo

oleh -257 views
Seorang warga wegara asing (WNA) asal Tiongkok China terpaksa di deportase dan ditangkal masuk ke Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas IIIA Palopo, setelah ketahuan melanggar izin tinggal di Indonesia, Rabu (08/05/2019).

LISTINGBERITA.COM|PALOPO – Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok China terpaksa di deportase dan ditangkal masuk ke Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas IIIA Palopo, setelah ketahuan melanggar izin tinggal di Indonesia.

Shu Aixian (55) warga negara Tiongkok China itu ditangkap di Kabapaten Toraja Utara, pada Selasa (30/4/2019) lalu, saat sedang berdagang perhiasan di Pasar Bolu, Rantepao.

Kepala Kantor Imigrasi Palopo, Raden Haryo Sakti mengatakan, bahwa pelaku terbukti menyalahi izin tinggal selama di Indonesia. Ia hanya mengantongi paspor kunjungan, namun diketahui melakukan perdagangan.

Baca Juga ! :  Hadiri Road Show Politik PAN, Hj Nuraidah: Perempuan Bisa Tongji!

“Pelaku masuk ke sini menggunakan visa kunjungan, tapi saat berada di Indonesia dia ternyata mencari nafkah atau berkeja dengan berdagang perhiasan. Tentu ini menyalahi izin tinggalnya,” Raden Haryo Sakti saat menggelar konfrensi pers di Kantor Imigrasi Palopo, Rabu (08/05/2019).

Shu Aixian, rencananya bakal dideportasi ke negaranya melalui bandar udara Ngurah Rai, Bali pagi besok.

Baca Juga ! :  Gas Elpiji 3 Kg Langka di Palopo, Ini Yang Dilakukan Pj Walikota

Haryo juga menjelaskan, bahwa bukan kali ini saja Shu Aixian melakukan pelanggaran, namun sejak tahun 2014 hingga 2019, pelaku sudah 20 kali masuk ke Indonesia dengan modus yang sama.

“Sudah 20 kali masuk ke Indonesia dengan modus yang sama, namun tempatnya berbeda-beda di wilayah Sulawesi. Untuk itu, dia akan ditangkal masuk ke Indonesia selama enam bulan. Dan untuk masuk lagi ke Indonesia, dia harus melewati proses yang selektif,” terang Haryo.

Baca Juga ! :  Setelah Seko, Pembukaan Akses Jalan Rampi Hampir Tuntas

Diketahui, sejak tahun 2019 pihak Kantor Imigrasi Palopo sudah mendeportasi dua WNA yang dinilai melanggar izin tinggal di Indoneisa. (**)