Ternyata Dua Pemuda Begal Ini Dari Bantaeng,Begini Kronologis Penangkapannya

oleh

LISTINGBERITA.COM,BULUKUMBA- Kepolisian Resor Bulukumba laksanakan Press Release penangkapan tersangka kasus jambret/begal yang meresahkan warga masyarakat Kabupaten Bulukumba, Jumat (30/11/2018).

Dipimpin langsung oleh Kapolres Bulukumba Syamsu Ridwan, di dampingi Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi, dan KBO Sat Reskrim Iptu Sabri, mengatakan bahwa 2 (dua) tersangka jambret/begal yang berhasil diamankan tersebut ditangkap pada masing-masing tempat yang berbeda. Bermula dari tertangkapnya tersangka inisial RH (19) di rumahnya jalan Bete-Bete, Kel. Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, kemudian di lakukan interogasi dan menunjukkan tempat tinggal tersangka ke dua yakni HS (20) di Jl. Sungai Calendu, Kel. Malilingi, Kec. Bantaeng, Kab.Bantaeng.

Baca Juga ! :  Menyalahi Izin Tinggal, Seorang WNA Asal Malaysia Dideportasi Pihak Imigrasi Palopo

Barang bukti yang berhasil di amankan yakni 1 (satu) Unit Motor matic mio j Warna Hitam Putih Nopol: DD 4324 UK, 1 (satu) unit handphone merek ever cross, 1 (satu) unit handphone merek ANDRO MAX warna putih, 1 (satu) Buah Pelontar (ketapel) 2 (dua) buah anak panah (Busur).

Ke dua tersangka melakukan aksinya di jalan samratulangi Kel. Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba, berawal ketika korban mengendarai sepeda motor dan menyimpan handphone milik korban di dasbor motor, tiba-tiba ke dua tersangka yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung mengambil handphone milik korban dan kemudian mengancam korban dengan menggunakan Busur ( anak Panah ).

Baca Juga ! :  Menangkal Maraknya Berita Hoax, Ini Yang Dilakukan Humas Polda Sulsel

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Ke dua tersangka sudah kami tahan dengan ancaman pidana dengan kurungan diatas 5 (lima) Tahun Penjara.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya kasus jambret/begal Kapolres Bulukumba Akbp Syamsu Ridwan,S.Ik menghimbau kepada warga kabupaten Bulukumba agar berhati-hati ketika melintas di jalur sepi agar kasus serupa tidak terulang lagi dan kami pihak Kepolisian akan mengintensifkan Patroli di jalur rawan kejahatan.