TIM T4P Polres Bantaeng Berhasil Meringkus DPO Pelaku Pencuri Kuda

oleh -737 views

LISTINGBERITA.COM, BANTAENG, – Tim T4P Polres Bantaeng, berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial YB (28) warga kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Pelaku ditangkap di kampung Tanetea Desa Kampala Kecamatan Eremerasa Bantaeng, Kamis 3 Oktober 2019 sekira jam 03.30 wita.

Tim T4P Polres Bantaeng melakukan penangkapan terhadap tersangka YB berdasarkan Laporan polisi pada tanggal 7 Januari 2019. dengan nomor laporan Polisi LP/64/III/2019/SULSEL/res.BTG.

Pada awal Januari 2019, sekitar Jam 01.00 wita, Korban menambatkan dua ekor kuda betina masing – masing berwarna merah yang sedang ditambat di samping rumahnya, Namun sekitar jam 03.00 wita, Korban mendapati kedua ekor kudanya tersebut telah hilang dari tempat penambatannya.

Baca Juga ! :  Jual 25 Amunisi Kaliber 9mm di Facebook, Polisi Amankan Tiga Warga Palopo

” Korban memperkirakan kalau kedua ekor kudanya tersebut hilang karena di curi oleh orang yang belum ketahui identitasnya pada hari Senin, tanggal 07 Januari 2019, sekitar Jam 02.00 wita, dan akibatnya Korban mengalami kerugian materil sebesar Rp. 16.000.000″. Jelas Aipda Sandri, Paur Humas Polres Bantaeng

Menurut Sandri, Pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan tim T4P yang mendapatkan informasi bahwa tersangka YB sudah berada di kabupaten Bantaeng, sehingga tim melakukan penyelidikan tentang posisi pelaku dan diketahui pelaku sedang berada dirumahnya sehingga berhasil diamankan.

Baca Juga ! :  Ini Alasan Mengapa H.Suwardi Harus Duduk di DPRD.

” Dimana pelaku sedang tertidur pulas bersamaa dengan istrinya selanjutnya dilakukan interogasi. Hasil interogasi YB mengaku bahwa betul telah melakukan pencurian 2 ekor kuda bersama sama dengan temannya yang sebelumnya telah menjalani hukuman atas kasus yang sama” Jelas Aipda Sandri.

Untuk tersangka YB akan dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 1 dan ke 4 dengan ancaman hukuman 7 Tahun Penjara.

Baca Juga ! :  Penyidik Kejari Jeneponto Serahkan Tersangka Kasus Penyalahgunaan Dana Rekening Air

( Rilis )