Usai Divaksin, Seorang Guru di Jeneponto Lumpuh

oleh -
Irawati, S.Pdi (37) hanya bisa terbaring sakit di rumahnya, di Dusun Bontosunggu Selatan Desa Bungunloe Kecamatan Turatea Jeneponto Sulawesi Selatan,Rabu 21 Juni 2021.

LISTINGBERITA.COM, JENEPONTO – Irawati, S.Pdi (37) hanya bisa terbaring sakit di rumahnya, di Dusun Bontosunggu Selatan Desa Bungunloe Kecamatan Turatea Jeneponto Sulawesi Selatan, Rabu 21 Juni 2021.

Guru honorer yang mengajar di pondok pesantren Al Hikam Pitape ini mengaku, merasakan pusing dan mual serta tulang-tulang terasa sakit dan tidak bisa berdiri hingga nyaris lumpuh.

Irawati merasakan keluhan sakit usai divaksin oleh tim kesehatan dari Puskesmas Bontomate’ne pada tanggal 15 Juni 2021 lalu.

Padahal sebelum di divaksin Irawati menyampaikan keluhannya, berupa sakit panas dingin dan habis dioperasi, semua keluhan disampaikan namun Ia tetap divaksin oleh tim kesehatan.

” Jadi diperiksa dokter di wawancarai kutanya semua keluhanku bilang panas dingin ini dok, habis dioperasi juga. Semua keluhanku saya tanya semua,” jelasnya.

Irawati Ibu dua anak ini kini sudah 15 hari berbaring sakit merasakan pusing dan mual tulang tulang terasa remuk dan tidak bisa berdiri lagi hingga nyaris lumpuh.

” saya mengalami pusing, mual-mual hingga seluruh badan sakit dan tidak bisa berdiri”. Ujar Irawati.

Pihak keluarga berharap agar korban segera ditangani pihak dinas terkait pihak keluarga mau membawanya ke rumah sakit namun terkendala biaya

Hingga berita ini diturunkan belum konfirmasi resmi dari pihak terkait.

 

banner 325x300

No More Posts Available.

No more pages to load.