Warga di Palopo Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Hanya Dengan Sampah

oleh -1096 Dilihat

LISTINGBERITA.COM|PALOPO  –  Warga Kelurahan Malatunrung, Kecamatan Wara Timur, kota Palopo, ramai-ramai menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bagaimana tidak, mereka akan membayar iuran hanya dengan mengumpulkan sampah.

Penggagas program inovasi BPJS Ketenagakerjaan, Melani mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Palopo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo dan Bank Sampah yang ada Kelurahan Malatunrung.

Program ini bertujuan untuk menjadikan masyarakat sebagai peserta BPJS yang iurannya akan merbayar lewat pengumpulan sampah kepada Bank Sampah dan peserta akan mendapat manfaat.

“Secara tekhnis pelaksanaan pengumpul sampah atau masyarakat membawa sampah ke Bank Sampah untuk dijadikan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 16.800 Perbulan. Dimana masyarakat akan mendapatkan manfaat berikut seperti biaya rumah sakit tanpa batas akibat kecelakaan kerja, santunan kematian akibat kecelakaan kerja minimal Rp 55.800.000, santunan kematian sebesar Rp 24.000.0000, Fasilitas rumah sakit pemerintah kelas 1,” kata Melani, Selasa (20/11/2018).

Menurutnya, sebagai langkah awal BPJS Ketenagakerjaan mengadakan sosialisasi kepada pengumpul sampah dan masyarakat di kelurahan Malatunrung.

“Sebagai langkah awal kami lakukan terlebih dahulu sosialisasi yang bernama SERIUS atau sampah teratasi pekerja terlindungi menuju sejahtera,” tambahnya.

Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Muh. Aris Parma mengatakan bahwa program ini merupakan sebuah terobosan baru yang luar biasa agar warga hidup sejahtera dengan mampu mengendalikan persoalan sampah untuk menjadikan Palopo sebagai kota sehat dan kota bersih.

“Ini merupakan terobosan luar biasa dari BPJS Ketenagakerjaan Palopo, dimana dengan mengumpulkan sampah, masyarakat pekerja bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan jaminan sosial berupa perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” jelas Aris.

Kehadiran Bank Sampah kelurahan Malatunrung membuat warga setempat berupaya untuk melakukan aksi hidup bersih dengan mengumpulkan sampah untuk dijadikan jaminan sosial lewat program BPJS Ketenagakerjaan.

“Masuknya program ini akan menjadi pegangan bagi kami warga Malatunrung untuk hidup bersih dan kamipun bisa mendapatkan jaminan sosial,” pungkas Irma. (**)

Tentang Penulis: Zulpadli

Gambar Gravatar
Anak keempat dari lima bersaudara yang lahir di Kendari, 12-Feb-1994.

No More Posts Available.

No more pages to load.