BULUKUMBA, – Polair Pelabuhan Bira Bulukumba Sulawesi-Selatan, intens melakukan patroli laut pasca insiden ledakan bom ikan di Desa Lolisang ,kajang Bulukumba pada selasa malam lalu.
Patroli ini dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah seperti perairan Bira, Perairan Bontobahari hingga Perairan Kajang.

Personil Polair juga melakukan pemeriksaan barang bawaan kapal untuk memastikan tidak ada ya bahan peledak seperti bom ikan di dalam kapal.
Selain itu personil polair juga melakukan himbauan kepada para nelayan untuk tidak menggunakan bahan berbahaya seperti bom ikan saat melakukan tangkap ikan, karena tidak hanya merusak ekosistem laut namun juga bisa mengancam jiwa para nelayan itu sendiri.
“Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan kapal tapi juga menghimbau nelayan ,jangam coba-coba gunakan bom ikan, karena sangat merusak alam dan berbahaya bagi manusia,” Kata Bripka Afrianus Sambo, Danpos Polair Bulukumba, pada jumat, 4 Juli 2025.
Pihaknya juga mewanti-wanti bagi para nelayan yang mencoba melawan hukum dengan menggunakan bahan peledak dalam mencari ikan, akan dikenakan pidana.
“Dalam UU Perikanan sudah jelas hukuman 6 tahun penjara bagi para pelaku pengeboman,” Tegas Bripka Afrianus.
Selain rutin melakukan patroli, rencana Polair juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat pesisir terkait larangan membuat bom ikan.


