BULUKUMBA – Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) harga gabah di Kabupaten Bulukumba pada Rabu (9/4/25) Bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Bulukumba.
Selain dihadri oleh Bulog Bulukumba dalam rapat yang berlangsung di Ruang Komisi II DPRD, juga dihadiri oleh Dinas Pertanian, dan Dinas Perdagangan Kabupaten Bulukumba.
Ketua Komisi II, Muhdar Reha (PKB) menjelaskan bahwa RDP yang dilaksanakan Bersama Bulog ini terkait dengan realisasi harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dan jagung tahun 2025.
“Kami dari Komisi II menganggap bahwa harga jual gabah yang tidak sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan dan karena itu, kami menanggap perlunya dilakukan tindak lanjut terkait persoalan tersebut” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Bulukumba, Farid Nur menjelaskan bahwa terkait pemeblian gabah pihak Bulog dibantu oleh pihak Babinsa setempat.
“Dalam melakukan pembelian gabah kami dibantu oleh pihak TNI setempat jika ada gabah yang ingin dijual dan dari kami dalam hal ini mitra kami akan langsung turun untuk melakukan pembelian gabah tersebut” jelasnya.
Selain itu, Farid Nur juga menjelaskan bahwa hanya sekitar 10 sampai 20 persen gabah saja yang mampu ditampung karena ketersediaan Gudang penyimpanan dan mitra Bulog yang sangat terbatas.