LISTINGBERITA.COM, MAKASSAR – Di Kota Makassar, kegiatan pendampingan penguatan layanan peningkatan kualitas hidup anak bertema parenting pada satuan PAUD inklusif baru saja digelar. Acara ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak sejak usia dini.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh kepala sekolah dan pendidik PAUD se-Kota Makassar. Forum ini difokuskan pada penguatan pemahaman parenting serta pengembangan layanan pendidikan inklusif bagi anak usia dini. Dalam sambutannya, Melinda menilai pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.
Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini
Fase usia dini merupakan masa perkembangan otak yang berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan stimulasi dan lingkungan yang tepat. Oleh karena itu, peran orang tua, guru, dan lingkungan sekitar tidak dapat dipisahkan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dukungan bersama dinilai menjadi kunci agar setiap anak memperoleh hak belajar dan berkembang secara optimal.
Menurut Melinda, konsep PAUD inklusif tidak sekadar menerima keberagaman, tetapi memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan upaya membangun sistem pendidikan yang ramah bagi semua anak, termasuk penyandang disabilitas.
Visi Pemerintah Kota Makassar
Pengembangan PAUD inklusif sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut juga diperkuat melalui misi peningkatan pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
Menurut Melinda,
pendidikan anak tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah
. Dibutuhkan sinergi antara orang tua, guru, masyarakat, hingga pemerintah agar pola pengasuhan yang positif dan responsif dapat diterapkan secara konsisten.
Kegiatan Pendampingan
Kegiatan pendampingan penguatan layanan peningkatan kualitas hidup anak bertema parenting pada satuan PAUD inklusif ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar bersama Pokja Bunda PAUD. Kepala DP3A Kota Makassar, Ita Anwar, mengatakan penyusunan konsep parenting pada PAUD inklusif penting agar orang tua dan tenaga pendidik memiliki pemahaman yang tepat dalam mendampingi anak tanpa perlakuan diskriminatif.
Pemerintah kota, kata dia, terus memperkuat program peningkatan kualitas hidup anak melalui pendampingan lembaga layanan. Kegiatan tersebut turut menghadirkan psikolog Eva Meizara Puspita Dewi dan Zaenab Pontoh sebagai narasumber. Peserta mendapatkan materi tentang ekosistem parenting inklusif hingga strategi penanganan anak berkebutuhan khusus melalui kolaborasi antara guru dan orang tua.