10 Hari Tak Makan, Bayi 14 Bulan Kritis di ICU RSUD Bulukumba

BULUKUMBA, — Di usianya yang baru 14 bulan, Nakla Safira harus berjuang melawan kondisi kritis di ruang ICU. Bayi malang ini dilaporkan tidak mendapatkan makanan dan susu selama 10 hari, karena keluarga yang merawatnya tak mampu membeli kebutuhan tersebut.

Kisah memilukan ini terungkap melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, sang nenek mengaku tak lagi mampu memenuhi kebutuhan dasar cucunya, yang telah kehilangan ibu sejak berusia satu bulan.

Sementara sang ayah berada di luar kota untuk mencari nafkah.

Di tengah keterbatasan itu, kondisi Nakla terus memburuk. Menurut tetangganya, sang nenek sempat meminta pertolongan ketika melihat kondisi bayi tersebut semakin lemah hingga tak sadarkan diri.

“Kondisinya menurun ,makanya dipindahkan ke ICU,” ujar Emhy Sandre ,tetangga sekaligus relawan sosial Bulukumba, Kamis 22 Oktober 2026.

Nakla kemudian dilarikan ke RSUD Bulukumba untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisinya dilaporkan terus menurun hingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

“Neneknya datang ke saya kalau sakit cucunya, saya langsung telpon PSC kemudian dijemput dan di bawah ke RSUD,” ungkapnya.

Ironisnya, sang nenek yang selama ini merawat Nakla juga dilaporkan tak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan di IGD RSUD Bulukumba.

Tetangga korban menyebut, keterbatasan biaya dan ketiadaan BPJS Kesehatan menjadi alasan sang nenek sebelumnya tidak membawa cucunya ke rumah sakit. Bahkan, untuk membeli susu bagi Nakla pun, keluarga ini tak lagi memiliki kemampuan.

“Tidak ada memang BPJSnya karena ,karena baru mau diurus ibunya sudah meninggal satu bulan setelah ini bayi lahir, “tambahnya lagi.

Selain kondisi Nakla yang semakin memburuk, duka mendalam juga terjadi pada neneknya. Neneknya Nakla sempat pingsan karena kelelahan dan kini juga dirawat di UGD RSUD Bulukumba.

Pihak RSUD Bulukumba kini terus memantau kondisi keduanya.

Untuk bayi Nakla sendiri ,saat ini dilakukan pembatasan untuk menjenguknya, karena pihak medis fokus untuk pemulihan.

” Sudah dibatasi, tidak bisami dulu dijenguk karena sudah berada diruang ICU,” kata Humas RSUD Bulukumba ,Andi Abhimayu.

Hal ini dilakukan karena banyaknya bantuan dan kunjungan yang datang dari berbagai pihak untuk bayi Nakla,sehingga dikhawatirkan bisa mempengaruhi kondisi kesehatannya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *