JENEPONTO – Roi (46) Warga Dusun Mattirobaji Induk Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto butuh perhatiaan.
Ayah dari 2 anak ini mengalami luka serius dibagian lutut sebelah kirinya.
Mirisnya, suami dari seorang perempuan bernama Putri ini tinggal di sebuah gubuk di dalam area perkebunan warga.
Ia menceritakan awal mula luka yang di alaminya.
“Awalnya pak luka dibagian lutut sebelah kiri saya itu kecil sekaliji, tapi lama kelamaan membesar seperti sekarang”ungkapnya
Dari luka yang dialami Roi sudah terlihat bagian tulangnya dan lukanya tembus kesebelah.
Roi mengaku sudah berobat kemana mana, namun lukanya tak kunjung sembuh.
“Sudah berulang kali pak berobat namun tak kunjung sembuh” Ujarnya.
Parahnya lagi, Roi terkendala biaya sehingga tidak bisa lanjut berobat lagi, sehingga dia hanya bisa pasrah.
” Saya tidak bisa berobat lagi karena tidak ada biaya”. Ungkapnya.
Kepala Desa Borongtala Evendi Amba yang dikenal kades Baret Merah di konfirmasi mengakui bahwa Roi merupakan warganya yang tinggal di Dusun Mattiro Baji Induk memang mengalami luka yang cukup parah.
“Iye, wargaku itu, kasihan memang melihat kondisinya apalagi tinggal digubuk area perkebunan warga” Ujar Evendi Amba, Kamis, 8/05/2025.
Evendi Amba mengaku warganya tersebut terkendala Kartu Indonesia Sehat (KIS) karena nomor KIS dan NIK KTPnya tidak sinkron.
“Nomor KIS dengan NIK KTP berbeda sehingga warga saya tidak bisa berobat lagi meski kita dari pihak pemdes sudah berusaha, berharap ada perhatian dan uluran tangan para dermawan” harapnya.