JENEPONTO – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, menjadi sorotan publik.
Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek tersebut, yang dinilai tidak sesuai harapan dan cepat mengalami kerusakan meski belum lama selesai dibangun.
Proyek jalan rabat beton di Dusun Bisanti, Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia ini merupakan salah satu infrastruktur desa yang bersumber dari Dana APBDES tahun anggaran 2024, total anggaran RP. 230. 012.000, volume pekerjaan 248 meter, pelaksana pekerjaan TPK Desa Bontocini.
Dari pantauan tim Listing Berita di lapangan pada, Rabu, 15 Oktober 2025, kondisi jalan rabat beton tersebut sudah menunjukkan retakan-retakan kecil di sejumlah titik.
Bahkan, ada bagian yang mulai terkelupas dan berlubang. Warga menduga kuat bahwa mutu material dan cara pengerjaannya tidak sesuai standar.
“Padahal ini baru selesai dikerjakan, tapi sekarang sudah banyak yang retak dan pecah,” ujar seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Warga juga menyoroti proses pengecoran yang terkesan terburu-buru dan saat dikerjakan tidak ada pengawas yang turun mengawasi.
“Waktu dikerja tidak ada yang awasi,” tambahnya.
Kades Bontocini, Syamsuddin saat dikonfirmasi hingga berulang kali via telepon belum memberikan keterangan kepada media ini.
