Pemerintah Indonesia mempertahankan harga LPG 3 kg bersubsidi tetap stabil di tengah tekanan kenaikan biaya hidup. Stok yang berada di atas standar minimum nasional menjadi kunci kebijakan ini. Sementara harga LPG non-subsidi naik hingga 18,89% akibat kenaikan harga energi global.

