JENEPONTO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 30 hari penuh di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin. Penutupan tersebut berlangsung di lapangan sepak Bola Togo Togo Kecamatan Batang, Kamis, 21/05/2025. Penutupan tersebut menandai berakhirnya pelaksanaan TMMD secara serentak di tiga daerah, yakni Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Kabupaten Konawe Utara.
Komandan Korem 141 Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan mengatakan, program TMMD ke-128 menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Penutupan ini menandai berakhirnya program TMMD ke-128 yang dilaksanakan selama 30 hari secara serentak di tiga wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, di antaranya Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Selayar, dan Konawe Utara,” ungkap Danrem saat memberikan sambutan penutupan TMMD.
Ia menjelaskan, TMMD ke-128 di Kabupaten Jeneponto dilaksanakan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektoral. Selama pelaksanaan program, TNI bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Polri, dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan sasaran fisik maupun nonfisik.
Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan di antaranya pembukaan jalan tani sepanjang 4.550 meter, peningkatan jalan rabat beton, pembangunan drainase, hingga pembuatan gorong-gorong.
Selain itu, melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), juga dilakukan pembangunan sumur bor sebanyak 15 unit, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 16 unit, pembangunan MCK, program ketahanan pangan, hingga penanganan stunting.
Sementara pada sasaran nonfisik, TMMD difokuskan pada peningkatan ketahanan masyarakat terhadap ancaman disintegrasi bangsa dan konflik sosial. Berbagai penyuluhan diberikan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, hukum, bahaya narkoba, kesehatan, pertanian, perikanan, peternakan, penggunaan media sosial, hingga edukasi tentang stunting, posyandu, dan penyakit tidak menular.
“Saya berharap upaya yang telah dilaksanakan ini dapat menjadi pendorong semangat masyarakat agar lebih maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang guyub dan rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modern,” ujarnya.
Danrem juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program pemerintah merupakan implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah daerah di bidang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Danrem turut menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh elemen masyarakat dan Satgas TMMD. Ia meminta agar semangat kebersamaan dan gotong royong tetap dipertahankan serta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat merusak persatuan bangsa.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh hasil pembangunan TMMD dipelihara dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Infanteri Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, penutupan TMMD ke-128 merupakan bagian dari program kerja bidang teritorial Kodim 1425/Jeneponto Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, program tersebut bertujuan membantu percepatan pembangunan daerah, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
“TMMD ini dilaksanakan di Desa Palantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, dengan sasaran fisik dan nonfisik yang seluruhnya dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.
Ia menyebut, sasaran fisik di Kabupaten Jeneponto meliputi pembangunan jalan sepanjang 1.250 meter, rehab rumah warga sebanyak lima unit, pembangunan sumur bor, serta pembangunan fasilitas umum lainnya dengan capaian 100 persen.
Sedangkan sasaran nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, bahaya narkoba, pertanian, hingga pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat.
Penutupan TMMD ke-128 ditandai dengan penandatanganan naskah penyerahan hasil program TMMD dari Satgas kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto.