Miliki Sabu 58,10 Gram, Polda Sulsel Bekuk Bandar dan Pengedar Narkoba di Palopo

oleh -222 views
Foto: Barang Bukti Sabu

LISTINGBERITA.COM | PALOPO – Setelah melakukan pengintaian selama dua hari, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya berhasil meringkus tujuh pengedar sabu, di  Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Kamis (04/07/2019) lalu.

Ketujuh pengedar sabu tersebut, masing-masing Tegus Priatin Alias  Feri (22), Adrianto alias Adri (29),  Ashar alias Mandar (24), Adrianto Alias Adri (29), Bahtiar (47), Agli Bolong (38), Cecep Wahyu alias Cecep (36), Rudianto alias Bongko (43).

Baca Juga ! :  Kapolda Sulsel Hadiri Pengukuhan dan Penutupan Peserta Paskibraka

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya pada Selasa (09/07/2019), telah membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Dirinya menuturkan, jika tim Polda Sulsel sudah melakukan observasi serta interview di sekitar lokasi penangkapan  selama dua hari.

Dari hasil tersebut, tim mendapatkan baket adanya seorang lelaki bernama Ondong yang beralamat Jl. Yos Sudarso, Kota Palopo yang merupakan salah seorang bandar narkoba dan pengedar-pengedar kecil yang menjual sabu diwilayah Luwu Raya dan sekitarnya.

Baca Juga ! :  Wabup Tomy Tekankan Program Kemiskinan Harus Berdasarkan BDT

“Tim langsung menyergap rumah lelaki Ondong dan orang-orang yang berada di rumah itu langsung lari berhamburan di lorong untuk melarikan diri, bahkan ada yang melompat dari pagar rumah,” kata Kombes Dicky Sondani.

“Tim yang sudah siap siaga, langsung mengejarnya dan berhasil mengamankan ketujuh orang yang diduga pelaku,” tambahnya.

Setelah pelaku ditangkap, tim Polda Sulsel kemudian melakukan penggeledahan rumah tersebut dan menemukan sejumlah barang bukti.

Baca Juga ! :  Jelang Porda Pinrang, Wakapolda Sulsel Pimpin Rapat Persiapan Pengamanan

“Berupa sabu sebanyak 58,10 gram, alat hisap bong, dua sendok sabu dari pipet plastik, satu saset bungkus plastik kosong, satu timbangan digital dan 12 buah handphone,” terangnya.

Ketujuh pelaku ini, masih berada di Mapolda Sulsel untuk keperluan penyelidikan. (**)